Breaking News:

Tribun Parepare

Disdik Parepare Masih Pertimbangkan Rencana Belajar Tatap Muka di Sekolah

Dinas Pendidikan Parepare, masih mempertimbangkan rencana sekolah tatap muka Juli 2021 berdasarkan SKB 4 Menteri.

TRIBUN-TIMUR.COM/DARULLAH
Plt Kadis Pendidikan Kota Parepare, Arifuddin Idris 

TRIBUNPAREPARE.COM, PAREPARE - Dinas Pendidikan Parepare, masih mempertimbangkan rencana sekolah tatap muka Juli 2021 berdasarkan SKB 4 Menteri.

Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Pendidikan Kota Parepare, Arifuddin Idris mengaku pihaknya masih melakukan kajian terkait rencana tersebut.

"Ada dua hal yang harus kita perhatikan untuk melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah," ujarnya Rabu (3/3/2021).

Pertama adalah kesiapan sekolah secara infrastruktur yang memenuhi protap kesehatan, dan kesediaan orang tua untuk mengizinkan anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah.

Pihaknya menjelaskan untuk internal sekolah diwajibkan untuk memenuhi standar.

Beberapa hal yang perlu disiapkan seperti tempat cuci tangan, alat pengukur suhu tubuh, alat penyemprot termasuk pengaturan bangku dan shift jadwal belajar.

"Tidak boleh ada kantin sekolah dan waktu belajar juga harus dipangkas," ujarnya.

Arifuddin mengatakan, pihaknya juga telah menginstruksikan kepada pihak sekolah untuk menyebarkan surat pernyataan dari pihak orang tua untuk mengizinkan anaknya belajar tatap muka di sekolah.

"Kemudian hasil dari pendataan, akan dipetakan untuk selanjutnya dibahas dengan pihak-pihak terkait. Baru nanti ramuannya akan kami buatkan sebagai bahan pertimbangan ke Wali Kota sebagai penentu kebijakan," jelasnya.

"Namun sekali lagi rencana pembukaan sekolah itu belum tentu dilakukan," terangnya.

Arifuddin juga menambahkan hal yang tidak kalah pentingnya adalah vaksinasi terhadap tenaga pendidik dan non pendidik di sekolah.

Menurutnya, pihaknya telah melakukan pendataan dan mengirimkan nama-nama tenaga pendidik dan non pendidik untuk mendapatkan vaksinasi.

"Kemarin kita juga sudah melakukan pendataan dan mengirimkan nama-nama sebanyak kurang lebih 1.200 tenaga pendidik dan non pendidik, sesuai permintaan Dinkes untuk menjalani vaksinasi Covid-19," imbuhnya.

Laporan wartawan Tribunparepare.com, Darullah, @uull_darullah.

Penulis: Darullah
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved