Breaking News:

Tribun Toraja Utara

APTU: Penggusuran Pertokoan Rantepao Toraja Utara Cacat Hukum

Aspirasi itu terkait penggusuran yang dilakukan oleh Pemkab Toraja Utara sehingga mengakibatkan pedagang kehilangan tempat untuk mencari makan.

TRIBUN-TIMUR.COM/TOMMY
Pertokoan Rantepao Toraja Utara mulai dibongkar, Selasa (2/3/2021) 

TRIBUNTORAJA.COM,RANTEPAO - Saat ini pertokoan Rantepao, Toraja Utara telah rata dengan tanah setelah mulai di bongkar pada Selasa (2/3/2021) kemarin. 

Meski begitu pedagang yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Toraja Utara (APTU) masih melakukan usaha perlawanan. 

Hari ini Rabu (3/3/2021) mereka kembali mendatangi Kantor DPRD Toraja Utara. 

Dalam kesempatan tersebut pedagang menyampaikan aspirasinya. 

Aspirasi itu terkait penggusuran yang dilakukan oleh Pemkab Toraja Utara sehingga mengakibatkan pedagang kehilangan tempat untuk mencari makan.

"Pertokoan sekarang sudah digusur oleh Pemkab Toraja Utara, nasib para pedagang sekarang tidak memiliki tempat untuk mencari makan, kenapa digusur kan belum ada putusan dari pengadilan yang ingkrah." Kata Wakil Ketua APTU, Martinus Rapa. 

Penyampaian aspirasi itu diterima oleh dua anggota DPRD Toraja Utara. Stepanus Mangatta dan Yulianto Mappiley. 

Diketahui, polemik pertokoan ini, pedagang menggugat Pemkab Toraja Utara ke Pengadilan Negeri (PN) Makale. 

Gugatan pedagang dengan nomor Perkara 41/Pdt.G/2021/PN Mak.

Sidang pertama sendiri telah digelar pada Selasa (2/3/2021) kemarin bersamaan dengan penggusuran pertokoan. 

Halaman
123
Penulis: Tommy Paseru
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved