Breaking News:

Khazanah Islam

Setahun Covid-19 dan Jelang Ramadan, Masjid Al Markaz Agendakan Shalat Tarawih dan Vaksinasi Takmir

Pengelola Masjid Alm Markaz Al Islami Jenderal M Jusuf Makassar mengagendakan amaliah Ramadan 1442 H, termasuk shalat tarawih berjamaah mulai 1

TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Foto aerial Masjid Al Markaz Al Islami Jenderal M Jusuf di Jl Masjid Raya, Makassar, Sulsel, Ahad atau Minggu (18/6/2017).  

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Pengelola Masjid Alm Markaz Al Islami Jenderal M Jusuf Makassar mengagendakan amaliah Ramadan 1442 H, termasuk shalat tarawih berjamaah mulai 1 Ramadan 1442 Hijriyah atau bertepatan Rabu, 14 April 2021 mendatang.

Hasil rapat pengurus Masjid Al Markaz Al Islami Jenderal M Jusuf, Makassar, Senin (1/3/2021), pengurus sudah bersurat kepada Satgas Pengendalian Covid-19 level kota dan provinsi untuk meminta izin.

Usulan resmi penyelenggaraan ibadah menyemarakkan Ramadan ini bertepatan setahun masuknya pandemi Corona Virus Disease 2019 ( Covid-19 ) di Indonesia, 3 Maret 2021.

"Kemarin surat kita sudah kirim ke Wali Kota (Makassar) selaku Ketua Satgas Covid kota. Kita juga sudah bersurat ke satgas untuk bermohon memvaksinasi semua pengurus dan takmir sebelum Ramadan nanti," kata Ketua Yayasan Islamic Center (YIC) Al Markaz Al Islami, Prof Dr Basri Hasanuddin MA kepada Tribun-Timur.com, Selasa (2/3/2021).

Yayasan masjid terbesar di timur Indonesia ini menambah 30 relawan untuk menerapkan protokol kesehatan selama Ramadan ini.

"Haris (petugas keamanan piket) susah ada 12, kita tambah lagi 30 relawan untuk membantu penerapan protokol Covid-19," ujar mantan Rektor Unhas dan Menkokesra era Presiden Gus Dur ini.

Prof Basri mengemukakan, usulan penyelenggaraan ini disertai lampiran protokol kesehatan, skema dan rundown amaliah Ramadan.

Masjid yang didirikan tahun 1992 oleh Jenderal M Jusuf ini, sejatinya bisa menampung sekitar 4000 jamaah sekaligus.

Namun merujuk pengalaman prokes Jumatan sejak 5 Juni 2020 lalu, kapasitas jamaah didesain menampung 1500 hingga 2000 jamaah sekaligus.

Sekretaris Pengurus Harian Masjid Al Markaz Husain Abdullah, secara terpisah, menyebutkan penyelenggaraan ibadah dan amaliah Ramadan 1442 H ini, adalah upaya mengkonfirmasikan penerapan pencegahan pandemi harus sejalan dengan menaikkan imun masyarakat dari sisi spiritual.

"Ramadan tahun lalu, kita full tak gelar tarwih dan semua amaliah ditiadakan. Nah, semoga Ramadan ini insyallah bisa," kata Uceng, sapaan akrab Husain Abdullah.

Ketua Satgas Covid-19 Al Markaz, Ismun Muhdar menyebut amaliah Ramadan Al Markaz antara lain; rarwih 20 rakaat, buka puasa, ceramah tarawih dan subuh, bazaar takjil buka puasa, berbagi sahur, zakat dan infaq, i'tiqaf di 10 malam terakhir Ramadan, dan penyelenggaraan shalat Idul Fitri.

"Kita sudah bersurat ke Ustadz Das'ad Latif untuk bisa jadi khatib solat Ied," kata Ismun.(*)

Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved