Breaking News:

Tribun Barru

Korupsi Dana Desa, Kepala Desa Lompo Tengah Barru Divonis Hukuman 14 Bulan Penjara

Kepala Desa (Kades) Lompo Tengah, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Burhan Abdullah divonis hukuman penjara 14 bulan oleh Menjelis Hakim

TRIBUN-TIMUR.COM/DARULLAH
Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Barru Andi Adriaman 

TRIBUNBARRU.COM, TANETE RIAJA - Kepala Desa (Kades) Lompo Tengah, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Burhan Abdullah divonis hukuman penjara 14 bulan oleh Majelis Hakim Tipikor Makassar.

Selain pak Kades, bendahara Desa Lompo Tengah, Imran Ibrahim ikut tersereret divonis 12 bulan penjara. 

Begitupun dengan Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Lompo Tengah, Andi Ismaila turut divonis 14 bulan penjara.

Hal tersebut diungkapkan Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Barru, Andi Adriaman saat dikonfirmasi Tribunbarru.com via telepon, Selasa (2/3/2021).

"Koruspi yang dilakukan Burhan Abdullah yaitu dari anggaran Dana Desa pada 2018 dan 2019, yaitu sebesar Rp 2 miliar," bebernya.

Dalam kasus tersebut, Kejaksaan Barru menemukan kerugian negara akibat kasus korupsi yang dilakukan tersangka yaitu sekira Rp 600 juta, dari total anggaran dana desa sekira Rp 2 miliar.

"Proyek embun pertanggung jawabannya seratus persen rampung. Namun kenyataannya di lapangan proyek tersebut tidak selesai," beber Adriaman.

"Selain itu, ada juga perjalanan yang dilakukan fiktif. Sehingga kerugian mencapai sekitar Rp 600 juta, namun terdakwa telah melakukan pengembalian sekitar Rp 244 juta," ungkapnya.

Undang-undang yang didakwakan pada tersangka yaitu pasal 2 dan pasal 3 UU RI nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah pada UU RI nomor 20 tahun 2001, tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun, seumur hidup, atau hukuman mati.

Laporan wartawan Tribunbarru.com, Darullah, @uull_darullah.

Penulis: Darullah
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved