Breaking News:

Tribun Mamuju

Ditres Narkoba Polda Sulbar Tangkap 2 Bandar Sabu-sabu di Mamuju

Direktorat Narkoba Polda Sulawesi Barat, menangkap dua bandar sabu-sabu di Desa Bonda, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, Selasa (2/3/2021)

Ditres Narkoba Polda Sulbar Tangkap 2 Bandar Sabu-sabu di Mamuju
humas polda sulbar
bandar narkoba yang ditangkap Ditres Narkoba Polda Sulbar ditahan di Mapolda

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Direktorat Narkoba Polda Sulawesi Barat, menangkap dua bandar sabu-sabu di Desa Bonda, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, Selasa (2/3/2021) dini hari.

Kedua bandar sabu-sabu yang ditangkap itu masing-masing berinisial AR (25) dan AC (40) warga Dusun Jati, Desa Bonda.

Dir Narkoba Polda Sulbar, Kombes Pol Alpen mengatakan, penangkapan sempat berlangsung dramatis karena dua pelaku berusaha melarikan diri sehingga polisi melepaskan tembakan peringatan.

"Saat akan ditangkap, para pelaku sempat melarikan diri sehingga petugas dari Subdit III Ditres Narkoba Polda Sulbar harus mengeluarkan tembakan peringatan menghentikan langkah dari para pelaku,"kata Kombes Alpen kepada wartawan, Selasa (2/3/2021).

Kata Alpen, kedua pelaku memang masuk dalam daftar target operasi sebagai salah satu pelaku penyalahguna jarkotika jenis sabu di wilayah Mamuju.

"Kami berhasil melakukan penyergapan berkat laporan masyarakat, sehingga anggota melakukan tekhnik undercover buy atau menyamar sebagai pembeli dari para pelaku,"ujarnya.

Namun, penyamaran polisi terbongkar saat akan melakukan transaksi.

Sehingga para pelaku langsung melarikan diri dan terjadi aksi kejar-kejaran hingga memaksa para petugas melepaskan tembakan peringatan.

Tapi, saat mendengar suara ledakan senjata api, pelaku langsung menghentikan langkahnya.

"Barang bukti berupa narkotika jenis sabu yang disimpan dalam bungkusan rokok sempat dibuang oleh pelaku, tapi ditemukan oleh anggota,"tuturnya.

Dari penangkaan dua pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa dua sachet plastik bening berisi serbuk kristal yang diduga kuat adalah narkotika jenis sabu dan dua unit handphone.

"Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal 112 ayat (1) dan pasal 114 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana lebih dari 5 tahun penjara,"pungkasnya.(tribun-timur.com).

Penulis: Nurhadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved