Breaking News:

Tribun Soppeng

Alasan Kedaluarsa, Hakim PN Watansoppeng Tolak Gugatan Ganti Rugi Tiga Petani Soppeng

Gugatan ganti rugi tiga petani Soppeng tidak dikabulkan hakim Pengadilan Negeri Watansoppeng pada sidang putusan pra peradilan, Senin (1/3/2021)

YLBHI-LBH Makassar
Forbes Petani La Temmamala melakukan unjuk rasa terkait kriminalisasi petani Soppeng, beberapa waktu lalu 

TRIBUNSOPPENG.COM, WATANSOPPENG - Gugatan ganti rugi tiga petani Soppeng tidak dikabulkan hakim Pengadilan Negeri Watansoppeng pada sidang putusan pra peradilan, Senin (1/3/2021) kemarin.

Hal itu diungkapkan pendamping hukum ketiganya dari YLBHI-LBH Makassar, Ridwan.

"Permohonannya tidak dikabulkan dengan alasan bawah permohonan yang diajukan oleh permohonan telah lewat waktu atau kedaluarsa," katanya, Selasa (2/3/2021).

Ridwan bersama tiga petani tersebut merasa bahwa alasan hakim tidak mengabulkan permohonan dengan dasar sudah kedaluwarsa bertentangan dengan hak asasi manusia.

"Terkait putusan tersebut kami menganggap bahwa mengenai batas waktu pengajuan permohonan bertentangan dengan Hak Asasi Manusia yang seharus tidak boleh dibatasi dengan waktu," katanya.

Sebagaimana diketahui, tiga petani Soppeng itu adalah Jamadi (44), Sukardi (42), dan Sahidin (48), ditangkap pada Oktober 2017 silam.

Sempat ditahan selama 150 hari di Rutan Makassar lalu dipindahkan ke Rutan Watansoppeng, ketiga petani itu mengalami kerugian, baik materi maupun psikis.

Namun, ketiga petani itu pun dinyatakan tidak bersalah dan bebas pada Maret 2018 lalu.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved