Breaking News:

Tribun Wajo

ACC Sulawesi Dukung Jaksa dan Polisi Usut Permintaan Fee Dana BOP 2020 Kemenag Wajo

ACC Sulawesi mendukung langkah polisi dan jaksa mengusut dugaan pungli di Kemenag Wajo.

TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
Aktivis anti korupsi dari Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi, Hamka. 

TRUBUNWAJO.COM, SENGKANG - Aktivis anti korupsi dari Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi, Hamka mendukung langkah polisi dan jaksa mengusut dugaan pungli di Kemenag Wajo.

"ACC apresiasi semangat Polres dan Kejari untuk mengusut dugaan pungli di Kemenang Wajo. Namun di balik semangat itu kami juga pertanyakan, ada apa kok seolah-olah berlomba-lomba APH dalam penanganan dugaan kasus pungli Kemenag Wajo," kata Hamka, Selasa (2/3/2021).

Terlebih lagi, sambung Hamka, dua institusi penegak hukum itu memiliki catatan buruk dalam perkara korupsi.

Banyak kasus-kasus lama yang mandek dan belum jelas perkembangannya hingga hari ini.

"Di masing APH kan ada beberapa kasus korupsi yang sampai saat ini tidak diketahui perkembangannya. Jadi semangat penuntasan kasus jangan cuma didugaan pungli Kemenag saja. Sehingga tidak terkesan pengusutan kasus itu hanya semangat diawal," katanya.

Dirinya berharap, siapapun APH yang bakalan menangani dugaan permintaan fee dana BOP 2020 di Kemenag Wajo, bisa dituntaskan hingga ke akar-akarnya.

"Kami mendorong APH untuk secepat menuntaskan kasus dugaan pungli Kemenag Wajo. Krn kasus dugaan pungli ini kan secara fakta sudah jelas, dilihat dari pengakuan korban dan itu dibeberkan secara gamblang dalam penyampaian aspirasi di DPRD Wajo," katanya.

Sebagaimana diketahui, Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Islam Amrullah menyebutkan bahwa pihaknya telah melayangkan surat ke Kemenag wajo untuk permintaan klarifikasi.

"Siap, hari Jumat kemarin sudah layangkan surat ke Kemenag," kata Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Islam Amrullah, Senin (1/3/2021) kemarin.

Sementara, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Wajo, Hermawan Wicaksono mengatakan, sejumlah orang telah dipanggil sebagai saksi dalam kasus pungli yang terjadi di Kantor Kemenag Kabupaten Wajo

"Kami telah melakukan penyelidikan dugaan pungli di Kemenag Wajo. Sejumlah saksi telah kami periksa, dan banyak fakta-fakta yang kita temukan, namun semua itu masih tetap kami akan dalami," katanya. (*)

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved