Breaking News:

Nurdin Abdullah Ditangkap KPK

Reaksi Aktivis Jeneponto Usai Nurdin Abdullah Ditangkap KPK

Sejumlah aktivis di Jeneponto angkat bicara usai Nurdin Abdullah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

ist
Ketua Fraksi Revolusi Keadilan (FRK), Kabupaten Jeneponto, Alim Bahri, Senin (1/3/2021) 

TRIBUN-TIMUR COM JENEPONTO - Sejumlah aktivis di Jeneponto angkat bicara usai Nurdin Abdullah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Salah satu aktivis dari ketua Fraksi Revolusi Keadilan (FRK) Jeneponto, Alim Bahri.

Ia mengatakan, KPK merupakan lembaga kontrol bagi para pejabat sebagaimana yang diatur dalam UU 30 tahun 2002.

Dan sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan UU 19 tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Tujuannya adalah untuk melaksanakan tugas-tugas penegakan dan penindakan hukum, khusus dibidang pemberantasan tindak pidana korupsi," ujar Alim Bahri, Senin (1/3/2021).

Lanjutnya, pembentukan lembaga yang notabene anak kandung reformasi, bertujuan untuk menghadirkan pemerintahan yang baik dan bersih serta bebas dari Korupsi.

Terkait penangkapan dan penetapan tersangka Nurdin Abdullah, ia menyebut ini merupakan sebuah langkah dalam melawan dan memberantas korupsi di negara ini.

Masyarakat Sulsel patut berbangga atas kepercayaan kepada pihak KPK dalam menjalankan amanah UU No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Penahanan NA bersama salah satu pejabat teras Dinas PU Prov Sulsel beserta pihak swasta, agar menjadi pembelajaran baru bagi setiap pejabat pemangku kekuasaan dan pihak-pihak terkait," ujarnya.

Agar sadar dan tidak bermain-main dalam pelaksanaan pembangunan dan pengelolaaan anggaran keuangan negara.

Laporan Wartawan Tribun Jeneponto, Rakib.

Penulis: Muh Rakib
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved