Breaking News:

Tribun Wajo

Polisi dan Jaksa Usut Dugaan Fee Dana BOP 2020 di Kemenag Wajo

Dugaan Pungutan Liar (Pungli) di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo juga mulai dilirik Polres Wajo.

TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSAH
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Dugaan Pungutan Liar (Pungli) di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo juga mulai dilirik Polres Wajo.

Dugaan pungli dengan modus pemotongan dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) 2020 itu, mulai ramai dibincangkan ketika penerima BOP buka suara di DPRD Wajo.

"Siap, hari Jumat kemarin sudah layangkan surat ke Kemenag," kata Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Islam Amrullah, Senin (1/3/2021).

Surat dimaksud adalah permintaan klarifikasi pihak Kemenag Wajo terkait permintaan fee dana kepada lembaga pendidikan Alquran yang menerima dan BOP 2020 itu.

Meski dana BOP masuk langsung ke rekening penerima masing-masing sebesar Rp10 juta, ada oknum dari Kemenag Wajo yang meminta fee sebesar Rp 2,5 juta sampai Rp 3,5 juta ke pengelola lembaga.

Diketahui, Kejaksaan Negeri Wajo juga melirik kasus tersebut.

Muhammad Islam menyebutkan, aparat penegak hukum (APH) boleh saja sama-sama "melirik" kasus yang sama.

Tapi jika ada salah satu APH yang sudah melakukan penyelidikan terlebih dahulu, maka APH tersebutlah yang melanjutkan proses penyelidikan hingga tuntas.

"Kalau sudah ada yang tangani terlebih dahulu, maka APH tersebut yang melanjutkan penyelidikan dan penyidikannya," katanya.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Wajo, Hermawan Wicaksono mengatakan, sejumlah orang telah dipanggil sebagai saksi dalam kasus pungli yang terjadi di Kantor Kemenag Kabupaten Wajo

"Kami telah melakukan penyelidikan dugaan pungli di Kemenag Wajo. Sejumlah saksi telah kami periksa, dan banyak fakta-fakta yang kita temukan, namun semua itu masih tetap kami akan dalami," kata Wicaksono.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wajo, Anwar Amin belum bisa berkomentar banyak terkait dugaan pungli menyeret lembaga yang dipimpinnya.

"Tabe belum bisa memberi tanggapan, (masih) dalam perjalanan dinas," katanya.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved