Breaking News:

Tribun Gowa

Mentan SYL Resmikan Padepokan Pencak Silat di Polbangtan Gowa

Dalam sambutannya, Syahrul mengtakan, padepokan pencak silat ini merupakan sentral latihan. 

Mentan SYL Resmikan Padepokan Pencak Silat di Polbangtan Gowa
TRIBUN TIMUR/SAYYID
Mentan RI, Syahrul Yasin Limpo meresmikan Padepokan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa di Jl Malino, Romang Lompoa, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Senin (1/3/2021).

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Mentan RI, Syahrul Yasin Limpo meresmikan Padepokan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa di Jl Malino, Romang Lompoa, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Senin (1/3/2021).

Dalam sambutannya, Syahrul mengtakan, padepokan pencak silat ini merupakan sentral latihan. 

"Di Polbangtan Gowa mengawali hadirnya Padepokan atau sentral latihan. Ini menjadi penting, Pencak Silat merupakan seni dan budaya," kata mantan Gubernur Sulsel dua periode ini. 

SYL mengaku,  pernah belajar kareta, dan ia juga berada disabuk hitam. 

"Saya pernah belajar karate, yudo wincun. Apa maknanya belajar bela diri. Orang belajar silat atau ilmu bela diri tidak menyerang," katanya. 

Namun katanya, bela diri mengajarkan integritas, dan bertanggungjawab.

"Jadi kalau ada orang belajar silat, karatenya bagus tapi juga mendzolimi orang lain maka dia tidak belajar arti bela diri," jelas SYL. 

Olehnya itu, bela diri adalah meningkatkan pikiran dan strategi 

Menurutnya, ada tiga unsur dalam seni bela diri yakni pikirian, hati yang tulus dan membagung kebugaran tubuh. 

Selain itu, beladiri juga untuk mengisi waktu luang, dan didalamnya ada kasih sayang, serta kebersamaan.

"Punna Nia Karewang, Teako Paerang-erangi ri Kalennu, punna tuparagitte kaerokkang mami tallang. Sejago apapun kau nia sallang pakasirikko (sehebat apapun kamu akan ada momentum yang menjatuhkanmu)," jelasnya. 

Dikatakan, belajar pencak silat itu untuk mempertahankan hadirnya budaya sehat, budaya yang kuat.

"Selamat atas padepokan ini. Saya resmikan padepokan pencak silat Polbangtan Gowa dengan Bismillahi rohmani rohim," pungkasnya. 

Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved