Breaking News:

Tribun Palopo

Dua Bulan DPO, Pelaku Pemarangan Pasutri di Palopo Akhirnya Ditangkap Polisi

Mohammad Haerul (27) pelaku pemarangan pasangan suami istri (pasutri) di Palopo, akhirnya ditangkap.

Polsek Wara Selatan Palopo
Haerul, pelaku pemarangan di Palopo diamankan Resmob Polres Parigi Moutong atas kordinasi Polsek Wara Selatan Palopo 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA SELATAN - Mohammad Haerul (27) pelaku pemarangan pasangan suami istri (pasutri) di Palopo, akhirnya ditangkap.

Mohammad Haerul melakukan pemarangan pada malam pergantian tahun di Palopo.

Ia diamankan di Desa Tomoli Utara, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah oleh Personel Reskrim Parigi Moutong, Jumat (26/2/21) malam.

Kapolsek Wara Selatan, Iptu Marten mengatakan, pelaku diamankan Resmob Parigi Moutong berdasarkan kordinasi dengan Polsek Wara Selatan.

"Iya pelakunya sudah ada di Polsek Wara Selatan, tadi subuh tiba sekitar jam 4," kata Iptu Marten kepada tribunpalopo.com Senin (1/3/21).

Adapun pelaku Haerul yang diinterogasi, mengakui perbuatannya telah melakukan penganiayaan dengan menggunakan parang.

Diberitakan sebelumnya, pasangan suami istri (Pasutri) di Palopo bersama kemanakannya menjadi korban pemarangan di Kelurahan Binturu, Kecamatan Wara Selatan, Palopo, Sulsel, Jumat (1/1/21) pukul 1.30 dinihari.

Pasutri yang menjadi korban yakni Syamsuddin (51), dan Subaedah (48) dan kemanakannya Naufal (17).

Pada tubuh Syamsuddin terkena sabetan benda tajam pada wajah sebelah kiri, dan istrinya terkena sabetan bagian kepala sebelah kanan.

Sedangkan korban Naufal mengalami luka robek pada bagian dada kiri.

Dari hasil pemeriksaan saksi, saat itu pelaku yang dalam keadaan mabuk tidak terima ditegur oleh korban.

Pelaku dan korban tidak ada lain adalah tetangga.

Penulis: Arwin Ahmad
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved