Tribun Majene
76 Peserta Ikuti Seleksi Tilawatil Quran & Hadist Tingkat Kabupaten Majene
76 peserta mengikuti Seleksi Tilawatil Quran & Hadist (STQH) ke XXVIII Tingkat Kabupaten Majene.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE -Sebanyak 76 peserta mengikuti Seleksi Tilawatil Quran & Hadist (STQH) ke XXVIII Tingkat Kabupaten Majene.
Kegiatan mulai dilaksanakan Senin 1 Maret 2021 dan dibuka langsung Bupati Majene Lukman di
di Pendopo Rujab Majene.
Pembukaan dihadiri oleh Ketua DPRD Majene, Dandim 1401, Kajari Majene, Perwakilan Kapolres Majene, Kepala Kemenag Majene.
Ketua LPTQ Majene, Para staf ahli, Asisten Setda, pimpinan OPD, serta para perwakilan kafilah di setiap kecamatan.
Lomba diikuti terdiri dari 38 Putra dan 38 Putri. Jumlah cabang lomba terdiri dari empat cabang yaitu Tilawah Alquran, Hifidz Alquran, Tafsir Alquran dan Musabaqah Hadist Alquraan.
Kepala Kemenag Majene Adnan Nota mengatakan pada pelaksanaan STQH tingkat Provinsi Tahun kemarin, Kabupaten Majene telah mengukir sejarah manis keluar sebagai juara umum.
Namun pada event MTQ tingkat Provinsi, Majene nyaris berada di posisi terbawah
Hal ini kata Adnan, karena tidak adanya konsistensi dalam hal pembinaan dari hulu. Guru mengaji semestinya diberikan insentif yang layak agar fokus melakukan pembinaan.
Setelah itu dari sisi kelembagaan dengan mensupport pondok Pesantren. Lalu melakukan evaluasi pembinaan kegiatan yang berhubungan denganLPTQ .
"Kami harap harap output kegiatan ini akan menjadi bagian dari evaluasi yang intens dan massif serta menggambarkan pembinaan di Kabupaten Majene, " Ujarnya.
Lukman berharap di setiap akhir pelaksanaan untuk melaporkan secara tertulis kepada bupati.
Keberhasilan ditentukan dari persiapan yang bagus termasuk teamwork. Meski demikian kegiatan tersebut bukan untuk mencetak juara terbanyak namun marwah dari pelaksanaan STQH dan MTQ yang menjadi tujuan.
"Namun kalau tidak juara juga akan lahir kekecewaan,untuk itu menjaga marwah STQH dan MTQ yang menjadi tujuan ,” ucapnya.
Ia juga menyarankan agar bagian Kesra Setda Majene menganggarkan kegiatan STQH tidak jauh beda dengan pelaksanaan MTQ.
Mengingat kadar muatan nya sama, hanya jumlah cabang lomba yang agak sedikit dari MTQ. “oleh nya itu penganggarannya jangan jauh beda stqh dan mtq karna kadar nya sama , " Tuturnya
Lukman berpesan kepada para kafilah yang akan berlomba untuk tetap mengikuti kegiatan dengan baik. Juga para dewan hakim, yang bertindak secara profesional diu harapkan mampu memberikan penilaian yang konsisten konsisten. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/stqh-ke-xxviii-tingkat-kabupaten-majene.jpg)