Breaking News:

Tribun Polman

Perpadi Polman Akan Gelar Pertemuan Bahas Harga Gabah

Hamzah mengatakan dengan modus permainan oknum para tengkulak adalah bentuk perdagangan tidak sehat. 

semuel/tribunmamasa.com
ILUSTRASI: Gabah milik warga dijemur di atas badan jalan 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN - Persatuan Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (Perpadi) Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), akan menggelar pertemuan membahas terkait kesepahaman acuan pelaksanaan harga penjualan dan pembelian gabah dan beras di daerah ini. 

Pasalnya,  ada indikasi tata kelola yang tidak sehat dalam proses pembelian gabah di Polewali Mandar. Tata kelola tidak sehat dipicu oleh kelakuan oknum tengkulak yang bebas memainkan harga dan manipulasi timbangan gabah sehingga sangat merugikan para petani. 

"Tata kelola perdagangan itu tidak ada istilah pemotongan. Orang beli coklat 10 kilo dibeli harga 10 kilo. Ini gabah dipotong 10 kilo lima kilo Kan bermasalah itu dan tentu merugikan petani, " Kata Ketua Perpadi Polman, Hamzah Syamsuddin. 

Hamzah mengatakan dengan modus permainan oknum para tengkulak adalah bentuk perdagangan tidak sehat. 

Kondisi permainan harga di tengah masyarakat sudah lama terjadi, namun belum ada ketegasan dari pemerintah terkait pemberian sanksi. 

Oleh karena itu, dalam waktu dekat ini Perpadi Polewali Mandar bakal menggelar pertemuan. Pertemuan akan melibatkan sejumlah unsur terkait. 

"Pertemuan nanti di Desa Botto, semua pihak terkait akan kita libatkan. Seperti petani, kelompok tani, dan dinas terkait, " Ujarnya. 

Perpadi  akan mengusulkan pemotongan per karung dipatok pada angka 2 kg. Sementara harga boleh bervariasi tergantung pada kualitas gabah.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved