Breaking News:

Tribun Enrekang

Jadi Pembicara di FGD Persakmi, Bupati Enrekang Paparkan Capaian dan Tantangan Kesehatan Masyarakat

Bupati Enrekang, Muslimin Bando menjadi narasumber pada Focus Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan

ist
Bupati Enrekang, Muslimin Bando menjadi narasumber pada Focus Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) secara daring via Zoom 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Bupati Enrekang, Muslimin Bando menjadi narasumber pada Focus Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) secara daring via Zoom.

Dalam pemaparannya, Muslimin Bando menjelaskan sejumlah capaian dan tantangan kesehatan masyarakat di daerah yang ia pimpin itu.

Dalam RPJMD Kabupaten Enrekang 2018-2023, fokus pada peningkatan angka usia harapan hidup dan menekan angka stunting. Ditambah fokus penanganan Covid-19.

Capaian prevelensi stunting menunjukkan penurunan 5,2 persen pada 2020. Sementara angka harapan hidup berada pada peringkat keempat di Sulsel.

Meski menunjukkan progres positif, Pemkab Enrekang tetap menggalakkan regulasi, program dan gerakan berbasis masyarakat. 

Seperti Tim Reaksi Cepat, Gerakan Masyarakat Peduli Stunting (Gempita), Komunitas Ibu Cerdas, dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Pokja, dan sebagainya.

"Kita juga menjalin kemitraan dengan Japfa, untuk kampanye pemenuhan gizi anak pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK)," jelas Muslimin, Minggu (28/2/2021).

Sejumlah inovasi pelayanan kesehatan masyarakat juga dilakukan di PKM. Misalnya layanan Halodok di OKN Maiwa, dan layanan kesehatan online di PKM Baraka.

MB juga gencar melakukan kampanye perubahan perilaku.

Seperti mengurangi konsumsi beras dan menggantinya dengan lebih banyak sayur, ikan dan ayam. Agar angka harapan hidup terus meningkat.

Masyarakat Enrekang yang mayoritas petani, sejak dulu dikenal sebagai penghasil makanan bergizi tinggi seperti sayur mayur, bawang merah, kentang, kol, dan lainnya.

Produksi pertanian Enrekang tidak hanya dikonsumsi masyarakat Sulsel, tetapi sampai Kalimantan dan Papua. 

Pada akhir acara, panitia menyerahkan Persakmi Award untuk Bupati Enrekang dan Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan. 

Penghargaan itu diberikan atas inovasi dan program kepala daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. (tribunenrekang.com)

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, @whaiez

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved