Breaking News:

Kerumunan Jokowi

Sosok Kurnia Sangat Jengkel Laporan Kerumunan Jokowi di Maumere Cuma Diberi Stempel TAUD Bareskrim

Sosok Kurnia aktivis Koalisi Masyarakat Andi Keadilan Sangat Jengkel Laporan Kerumunan Jokowi di Maumere Cuma Diberi Stempel Bareskrim

handover
Kerumunan warga saat Presiden Jokowi berkunjung ke Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (23/2/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Aktivis Koalisi Masyarakat Anti Keadilan, Kurnia, kecewa kepada Bareskrim Mabes Polri. 

Niatnya melaporkan Presiden Jokowi karena diduga melanggar pasal kerukumunan namun cuma diterima di bagian tata usaha Bareskrim. 

Kepada wartawan, Kurnia mengungkapkan kejengkelannya. 

Bareskrim Polri menolak laporan dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi), saat kunjungan kerja ke Maumere, Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Laporan polisi tersebut didaftarkan oleh Koalisi Masyarakat Anti Ketidakadilan.

Namun, usai mencoba bernegosiasi lebih dari 4 jam, Polri memutuskan tidak menerbitkan nomor laporan polisi.

Kami sangat kecewa kepada pihak kepolisian yang tidak mau menerbitkan laporan polisi atas laporan kami."

"Terhadap terduga pelaku tindak pidana Pelanggaran Kekarantinaan Kesehatan, yakni Sang Presiden," kata Kurnia saat dikonfirmasi, Kamis (25/2/2021).

Ia menerangkan, laporannya hanya diterima di bagian Tata Usaha dan Urusan Dalam (TAUD) Bareskrim Polri.

Sebaliknya, tidak ada laporan polisi yang diterbitkan oleh Korps Bhayangkara.

Halaman
123
Editor: Mansur AM
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved