Breaking News:

Tribun Enrekang

Seleksi Calon Pimpinan Baznas Enrekang, Satu Peserta Kena Stroke Saat Tes

Peserta tersebut bernama H Suardi. Ia terpaksa gugur karena sakit. Ia terkena gejala strok sehingga tak dapat menyelesaikan

TRIBUN TIMUR/AZIS ALBAR
Peserta Calon Pimpinan Baznas Enrekang priode 2021-2026 telah mengikuti serangkaian tahapan tes tertulis dan tes wawancara & psikologi, Kami-Jumat (25-26/2/2021). 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Para peserta Calon Pimpinan Baznas Enrekang priode 2021-2026 telah mengikuti serangkaian tahapan tes tertulis dan tes wawancara & psikologi, Kami-Jumat (25-26/2/2021). 

Pelaksanaan tes tulis dan wawancara dipusatkan di Aula Kampus Universitas Muhammadiyah Enrekang mulai pukul 08.00 hingga 12.00 Wita.

Dalam tes tersebut dari 20 peserta yang ada, satu peserta sudah dipastikan gugur lantaran tidak dapat mengikuti hingga tuntas.

Peserta tersebut bernama H Suardi. Ia terpaksa gugur karena sakit. Ia terkena gejala strok sehingga tak dapat menyelesaikan hingga akhir pada pelaksanaan tes tertulis kemarin.

Sekretaris Pansel, Syawal Sitonda membenarkan, adanya peserta yang digugurkan tersebut.

"Ya H Suardi, terpaksa harus berhenti mengeluarkan soal karena tiba-tiba kena stroke ringan," kata Syawal, Jumat (26/2/2021).

"Karena tidak dapat mengerjakan soal hingga tuntas, peserta ini secara otomatis gugur dan tidak dapat mengikuti tahap selanjutnya," tambahnya.

Ia menjelaskan, hasil pelaksanaan tes tersebut, akan ditentukan peserta rangking 10 besar untuk masuk ke tahapan tes selanjutnya.

Tahapan selanjutnya adalah peserta lolos 10 besar akan menjalani phet and proper tes di Baznas Provinsi.

"Dari hasil dua tes ini, nanti akan adaa 10 peserta yang lolos jalani phet and propper tes di Baznas Provinsi," ujar Syawal.

Sementara itu salah satu peserta yang juga Pimpinan Baznas Enrekang petahana, DR Ilham Kadir mengatakan soal tes kali ini di nilainya sangat menantang.

Sebab banyak soal yang mengharuskan peserta berijtihad sesuai kadar pemahamannya. 

Apalagi jika dikaitkan dengan fikih zakat kontekstual, pasti memerlukan ijtihadi

"Saya sendiri menjawab soal semuanya, walau belum tau apakah benar menurut penguji atau sebaliknya," tuturnya.

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved