Breaking News:

Tribun Mamuju

Program 100 Hari Tina-Ado, Fokus Pemulihan Mamuju Pascabencana Gempa Bumi

Yang masih menjadi persolan serius saat ini, menurut Tina, pendataan rumah warga yang rusak akibat gempa bumi

TRIBUN TIMUR/NURHADI
Bupati dan Wakil Bupati Mamuju Periode 2021-2026 Hj Sutinah Suhardi dan Ado Mas'ud saat konferensi pers di Rumah Jabatannya, Anjoro Pitu, Kelurahan Rimuku, Mamuju. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Bupati Kabupaten Mamuju Periode 2021-2026, Hj St. Sutinah Suhardi, paparkan program 100 harinya saat menggelar konferensi pers di Sapota (Rumah Jabatan) di Anjoro Pitu, Kelurahan Rimuku, Mamuju, Rabu (26/2/2021).

Dia mengatakan, karena Mamuju baru saja dilanda bencana gempa bumi magnitudo 6,2 pada 15 Januari lalu, sehingga program 100 hari mereka akan mengutamakan penanganan pasca bencana.

"Sebelum pelantikan kita sudah punya konsep program 100 hari, namun karena baru saja kita bencana sehingga tentu akan berubah. Kita fokus kepenanganan pasca bencana, kita tahu semua banyak masyarakat yang menjadi korban,"kata Sutinah kepada wartawan di Rumah Jabatannya, Rabu (26/2/2021) sore.

Kata Sutinah, pihaknya juga akan melihat visi-misi Tina-Ado mana yang relevan atau mendesak untuk dilaksanakan, sebab anggaran tahun 2021 belum mengakomodir program Tina-Ado.

"Tapi semoga kita bisa segera melakukan perubahan, sehingga tahun anggaran 2021 ini bisa mengakomodir program Tina-Ado,"ucap Sutinah.

Menurutnya, mereka akan banyak melakukan koordinasi dengan lembaga dari luar untuk kerjasama membantu pemulihan pasca bencana.

"Kita akan komitmen di pemerintah Tina-Ado, untuk fokus penanganan pascabencana ini, karena kita mau bangkit cepat, ingin Mamuju kembali seperti dulu lagi,"tutur Tina.

Yang masih menjadi persolan serius saat ini, menurut Tina, pendataan rumah warga yang rusak akibat gempa bumi masih perlu di maksimalkan, sehingga mereka serius mengurai persoalan ini.

"Kita tidak bisa menyalahkan siapapun, Tina-Ado akan memaksimalkan, setelah kita masuk bekerja Senin mendatang, akan memanggil seluruh dinas terkait untuk memberikan data yang lebih akurat dan meminta partisipasi masyarakat,"tutur Sutinah.

Dikatakan, penanganan Covid-19 juga akan menjadi perhatian serius, termasuk mensukseskan program vaksinasi yang saat ini sudah berjalan.

Wakil Bupati Mamuju Ado Mas'ud menambahkan, untuk mengurai sekian banyak persoalan dalam penanganan pascagempa, pihak akan membentuk satgas untuk mempercepat proses pemulihan.

"Mulai dari kondisi pelayan kesehatan, kita tahu bersama bagaimana pelayanan kesehatan pengunsi, kemudian sembako dan rumah hunian, semua belum maksimal, termasuk dua desa saat ini masih terisolir, yakni Bela dan Kopeang di Tapalang, jangankan naik motor, jalan kami saja susah, makanya kita akan bentuk satgas yang melibatkan semua dinas terkait, untuk mempercepat pemulihan, kita akan gas full,"tuturnya.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved