Breaking News:

Tribun Sidrap

Perpadi dan KTNA Sidrap Bicara Transparansi Jual Beli Gabah

Menjalin kesepahaman acuan pelaksanaan penjualan dan pembelian gabah dan beras di Sidrap

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Suryana Anas
Humas Pemkab Sidrap
Sekda Sidrap, Sudirman Bungi. (Sumber foto Humas Pemkab Sidrap). 

TRIBUNSIDRAP.COM, SIDRAP - Perkumpulan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) Kabupaten Sidrap bersama Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) menjalin kesepahaman acuan pelaksanaan penjualan dan pembelian gabah dan beras di Baruga Kompleks SKPD, Kamis, (25/02/2021) 

Hal itu dilakukan untuk membahas permasalahan terkait transparansi jual beli gabah dan beras. 

Sekda Sidrap, Sudirman Bungi mengatakan adanya manipulasi timbangan dan potongan gabah petani. 

"Hari ini kita fasilitasi Perpadi dan KTNA membahas suatu kesepahaman untuk menjawab permasalahan terkait transparansi jual beli gabah atau beras di tingkat petani seperti adanya manipulasi timbangan dan potongan gabah petani," ujar Sudirman

Sudirman menuturkan, akibat pembelian gabah dengan sistem potongan ini, petani dan pengusaha penggilingan padi sangat dirugikan.

"Diperlukan adanya upaya untuk memperbaiki sistem proses penjualan gabah petani agar tidak merugikan petani dan pengusaha penggilingan padi," jelasnya.

Ia menyatakan, acuan atau tata cara pembelian gabah harus menggunakan timbangan atau neraca yang telah dikalibrasi atau ditera.

"Setelah adanya kesepakatan ini, untuk pengawasan kita akan bentuk tim di tingkat kabupaten serta posko di tingkat kecamatan sampai desa. Semua timbangan yang digunakan harus ditera ulang oleh Dinas Perdagangan," jelasnya.

Terkait sanksi terhadap kecurangan timbangan, ia mengatakan hal itu merupakan pelanggaran pidana.

"Kita akan fasilitasi jika nanti ada petani atau kelompok tani yang melapor. Kemudian  ditindaklanjuti sesuai peraturan hukum yang berlaku," imbuhnya. 

Dengan adanya komitmen bersama, Sudirman berharap, permasalahan sistem potongan dapat terselesaikan. 

Sehingga petani dapat terus berproduksi, sementara kegiatan ekonomi di tingkat pengusaha penggilingan dapat berkembang.

Adapun hasil pembahasan akan dituangkan dalam poin-poin kesepakatan dan rencananya Senin mendatang akan dilakukan penandatangan MoU disaksikan Bupati Sidrap. 

Hasil kesepakatan bersama itu selanjutnya akan disosialisasikan ke masyarakat dan akan efektif berlaku.

Laporan wartawan Tribunsidrap.com, Nining Angreani

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved