Breaking News:

PT Vale

Lestarikan Danau Matano, PT Vale dan Masyarakat Tanam Tembeuwa

PT Vale bersama pemerintah dan masyarakat melakukan aksi penanaman 1.000 bibit tembeuwa di Muara Tapolemo, pesisir Danau Matano

PT Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bersama pemerintah dan masyarakat melakukan aksi penanaman 1.000 bibit tembeuwa di Muara Tapolemo, pesisir Danau Matano, Kecamatan Nuha, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (2522021). 

TRBUNLUTIM.COM, NUHA - PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bersama pemerintah dan masyarakat melakukan aksi penanaman 1.000 bibit tembeuwa di Muara Tapolemo, pesisir Danau Matano, Kecamatan Nuha, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (25/2/2021).

Danau Matano di Sorowako merupakan danau terdalam di Asia Tenggara dan masuk dalam 15 danau prioritas nasional.

Penanaman tembeuwa adalah wujud komitmen para pemangku kepentingan yang berada di sekitar Danau Matano dalam upaya rehabilitasi dan menjaga ekosistem Danau Matano, khususnya area pesisir.

Kegiatan berbasis kolaborasi ini juga dibarengi dengan edukasi dan pelibatan penanaman dan pemeliharaan tanaman oleh masyarakat dan kelompok tani setempat. 

Tembeuwa (Kjellbergiodendron celebicum) merupakan jenis vegetasi yang banyak dijumpai di tepi Danau Matano.

Menurut Supervisor Reclamation & Rehabilitation PT Vale, Andri Ardiansyah, tembeuwa memiliki peran penting bagi kelestarian ekosistem Danau Matano karena fungsinya sama dengan mangrove yang mampu menahan erosi sehingga kualitas air danau tetap terjaga. 

"Tembeuwa memiliki sistem perakaran yang menyolok dan tumbuh bercabang ke segala arah sehingga menjadi benteng pelindung pantai dari abrasi atau terkikisnya permukaan tanah akibat hempasan ombak," ujar Andri. 

Pasca penanaman, aktivitas yang akan dilanjutkan berupa monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pertumbuhan tembeuwa yang telah ditanam.

Monev akan berlangsung dalam program jangka pendek (1-6 bulan ke depan), menengah (1 tahun) dan jangka panjang (lebih dari 2 tahun) untuk melihat tingkat keberhasilan penanaman. 

Sebelumnya, kegiatan penanaman tembeuwa juga telah dilakukan di Soluro, pesisir sebelah barat Danau Matano.

Di area tersebut telah berhasil ditanam 1.200 pohon dari 1.000 pohon yang direncanakan. Seluruh bibit tembeuwa berasal dari fasilitas pembibitan PT Vale. 

Komitmen PT Vale terhadap konservasi Danau Matano mendapat apresiasi dari Dinas Lingkungan Hidup Luwu Timur.

"Kami bangga atas kolaborasi pihak swasta dan masyarakat Sorowako dalam menjaga Danau Matano,"

"Tentunya, kita berharap bahwa keindahan dan keunikan Danau Matano akan tetap lestari sehingga dapat dinikmati oleh anak cucu generasi mendatang," kata Kasi Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Luwu Timur, Nashar Ansar.

Kegiatan dihadiri manajemen PT Vale, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Selatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Luwu Timur, Kemokolean Nuha, Kepala Desa Nikkel dan sejumlah kelompok tani. (*)

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved