Breaking News:

Tribun Wajo

Kejaksaan Selidiki Dugaan Pungli di Kemenag Wajo

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Wajo, Hermawan Wicaksono mengatakan, sejumlah orang telah dipanggil

hardiansyah/tribun-wajo.com
Kantor Kejaksaan Negeri Wajo 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Dugaan pungli di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, sampai juga di telinga Kejaksaan Negeri Wajo.

Kini, dugaan permintaan fee dana Bantuan Opersaional Pendidikan (BOP) 2020 itu mulai dilidik jaksa. 

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Wajo, Hermawan Wicaksono mengatakan, sejumlah orang telah dipanggil sebagai saksi dalam kasus pungli yang terjadi di Kantor Kemenag Kabupaten Wajo

"Kami telah melakukan penyelidikan dugaan pungli di Kemenag Wajo. Sejumlah saksi telah kami periksa, dan banyak fakta-fakta yang kita temukan, namun semua itu masih tetap kami akan dalami," katanya, Jumat (26/2/2021).

Kasus tersebut mencuat setelah sejumlah penerima BOP dari lembaga pendidikan Alquran mengungkap permintaan uang sejumlah oknum di Kantor Kemenag Kabupaten Wajo kepada publik. Permintaannya beragam, ada yang Rp3,5 juta, ada juga yang Rp2,5 juta.

"Kejaksaan akan terus berupaya mengungkap kasus dugaan pungli yang terjadi di Kemenag Wajo, sebab dana tersebut dana umat. Mohon dukungan semua pihak agar kasus ini dapat segera terugkap," katanya.

Terpisah, Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo, Andi Senurdin Husaeni mengatakan, dugaan pungli itu sudah disampaikan ke DPRD Wajo.

"Mendengar pengakuan aspirator yang datang menyampaikan aspirasi ke gedung DPRD memang sangat jelas dugaan pungli yang yang terjadi di kantor Kemenag Kabupaten Wajo. Bahkan aspirator sempat menyebut nama dan mengalir kemana dana tersebut," jelasnya

Sebagai lembaga perwakilan rakyat, DPRD Wajo mendukung penuh langkah Kejari Wajo dalam mengungkap kasus dugaan pungli di Kemenag Kabupaten Wajo.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved