Breaking News:

Tribun Polman

Kasus Suami Bunuh Selingkuhan Istri Sudah di Meja Kejari Polman

Korban ditikam hingga meregang nyawa dengan tujuh luka tusukan badik pada bagian dada

TRIBUN TIMUR/HASAN BASRI
Korban pembunuhan di Polewali Mandar saat di Rumah Sakit 

TRIBUN-TIMUR. COM, POLMAN - Kasus penikaman yang menewaskan Syamsuddin alias Kunding, asal Desa Bonde, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) dengar tersangka Razak, mulai bergulir di Kejaksaan. 

Penyidik Kepolisian Resor Polewali Mandar telah menyerahkan berkas tersangka Razak ke Kejaksaan untuk diteliti sebelum dilimpahkan ke Pengadilan. 

"Sudah tahap satu. Tinggal menunggu petunjuk Kejaksaan, " Kata Kepala Satuan Reserse Kriminali Polres Polewali Mandar,AKP Syaiful Isnaini. 

Menurut Syaiful jika berkas perkara sudah dinyatakan lengkap oleh Jaksa peneliti, maka selanjutnya dilakukan proses tahap dua pelimpahan tersangka dan barang bukti. 

Penikaman terjadi di Pasar Panyingkul Desa Baru Kecamatan Luyo, Kabupaten Polman, pada Selasa (2/2/2021)  sekitar pukul 18.05 wita malam. 

Penikaman dipicu perselingkuhan antara korban dengan istri pelaku. 

Korban ditikam hingga meregang nyawa dengan tujuh luka tusukan badik pada bagian dada, punggung, tangan hingga paha korban. 

Pelaku sakit hati karena korban berselingkuh dengan istrinya. 
Pada saat itu pelaku sudah mencari korban . Ketika elihat korban sedang melintas di Jln. Poros Luyo, pelaku langsung memacu sepeda motornya menuju rumahnya untuk mengambil sebilah badik. 

Setelah itu, pelaku kembali mengejar mobil korban. Pada saat mendapati mobil korban oleh pelaku langsung memotong jalur korban dengan cara memalang kendaraan R4 korban dengan kendraan R2 milik pelaku. 

Pelaku langsung memaksa kendaraan milik korban berhenti dan pada saat itu pelaku langsung mengeluarkan badiknya dan menganiaya  korban di dalam mobil 

Korban kemudian keluar dari kendaraanya dan langsung melarikan diri, akan tetapi Pelaku memburu korban kemudian kembali   menganiaya.

Kala itu korban itu masih bisa berdiri dan berusaha menyelamatkan diri. Tepatnya di Persimpangan Jln Desa baru Kec. Luyo, pelaku mendapati korban dan kembali menusuk korban beberapa kali. 

Setelah melakukan penganiayaan terhadap korban pelaku langsung meninggalkan TKP, sedangkan korban dibantu / ditolong oleh masyarakat setempat dengan membawannya ke Puskesmas Mapilli menggunakan mobil kendaraan Ambulance yang kebetulan melintas di TKP.

Namun demikian, sebelum tiba di Puskesmas korban sudah meninggal dunia. 

Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved