Breaking News:

Tribun Sulsel

FGD Tribun Timur, Wali Kota Makassar: Sulsel Punya Gastronomi dan History

Hal itu disampaikan Mohammad Ramdhan Pomanto dalam program Focus Group of Discussion Tribun Timur

Nur Fajriani R
Wali Kota Makassar Danny Pomanto jadi pembicara dalam Focus Group of Discussion Tribun Timur bersama Pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (26/2/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sulawesi Selatan memiliki banyak potensi pariwisata yang dapat dikembangkan, tak terkecuali Gastronomi dan History.

Bagi Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto Gastronomi dan History merupakan sebuah kelebihan.

Hal itu disampaikan Mohammad Ramdhan Pomanto dalam program Focus Group of Discussion Tribun Timur bersama Pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan.

Tema FGD kali yakni Pengelolaan Potensi Alam dan Wisata Sulawesi Selatan yang digelar pada Jumat (26/2/2021).

Dengan menghadirkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A, Kepala OJK Regional Sulawesi, Maluku, dan Papua Mohamad Nurdin Subandi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Budi Hanoto, Senior Vice President PT. Summarecon Agung Tbk Ary A. Setiawan.

Hadir pula Senior Vice President Operations and Gov Relation, Accor Indonesia & Malaysia Adi Satria dan  CEO Tribun Network Dahlan Dahi.

"Kita punya gastronomi yang hebat, punya warisan terbaik dari nenek moyang mulai dari, daging ikan, udang dan lainnya," katanya.

Menurutnya pariwisata perlu diperluas dengan unsur-unsur kreatifitas yang menjadi bumbu dan sesuatu yang dikembangkan.

Ia juga menyinggung soal Gong Nekara Selayar.

"Gong Nekara Selayar ini luar biasa karena hanya ada dua di dunia yakni Selayar dan Vietnam. Apa yang paling mahal dari nekara ini yakni historynya. Kita tidak kekurangan story kita bahkan kelebihan history," jelasnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk sama-sama merekam history dan story.

"Mau bikin drama apa saja kita sudah punya inspirasi dari story yang ada. Di Makassar kita punya Datu Museng yang lebih hebat dari Romeo dan Juliet, kita punya cerita Pahlawan Dipenogoro. Syekh Yusuf yang melahirkan dua pemimpin dunia Nelson Mandela dan Mahatma Gandhi," jelasnya.

Selanjutnya Sulsel menurutnya punya potensi sejarah yang perlu digarap.

"Bugis Makassar punya sistem perhiasan yang baik. Bahkan tempat sirih pun lengkap dengan emas pada zaman dahulu," jelasnya.  

Oleh sebab itu, menurutnya pemerintah dan masyarakat harus sama-sama mendesain pariwisata itu dengan baik.

Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved