Breaking News:

Tribun Mamuju

Tekanan Darah Tinggi, Kadisdikbud Sulbar Batal Divaksin Covid

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Suawesi Barat (Sulbar), Prof Gufran Darma Dirawan, batal menerima suntikan vaksin Covid-19

TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
Kadisdikbud Pemprov Sulbar Prof Gufran saat melakukan pemeriksaan untuk menerima suntikan vaksin namun batal karena tekanan darah tinggi 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Suawesi Barat (Sulbar), Prof Gufran Darma Dirawan, batal menerima suntikan vaksin Covid-19 atau Sinovac.

Gufran mengatakan, dia batal divaksin dikarenakan tidak lolos scerening akibat tekanan darah tinggi.

"Tekanan darah saya masih di atas ambang normal yakni 180/110, sehingga minggu depan saya disuruh untuk kembali ke sini (Puskesmas Rangas) melakukan screning ulang. Tim medis sudah menyampaikan dengan sangat baik seperti itu,”kata Gufran saat dikonfirmasi Tribun Timur, Rabu (24/2/2021).

Tenaga kesehatan kemudian memberikan obat penurun tekanan darah.

"Ini menjadi pembelajaran bahwa tidak semua orang bisa divaksin,"ucapnya.

Dikatakan, Covid-19 bukan main-main dan vaksin merupakan solusi dari hal tersebut demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Diketahui, penyuntikan vaksin Sinovac  perdana kepada jajaran pejabatan Pemprov Sulbar dimulai kemarin, Selasa (23/2/2021) di Puskesmas Rangas Mamuju.

Pejabat pertama yang menerima suntikan vaksin adalah Kadis Kominfopers Sulbar Safaruddin Sanusi DM diikuti oleh pejabatan lainnya.

Efek Samping Vaksin

Dikutip dari laman resmi WHO, vaksin Covid-19 dapat menyebabkan efek samping seperti vaksin pada umumnya, diantaranya demam ringan, nyeri, atau kemerahan di tempat suntikan.

Disebutkan, sebagian besar reaksi ringan akan hilang dalam beberapa hari. Tetapi, tidak menutup kemungkinan, jika efek samping yang lebih serius dan bertahan lama bisa terjadi.

Sehingga vaksin akan terus dipantau untuk mendeteksi efek samping apa saja yang akan muncul.

Beberapa efek samping yang sering dilaporkan dari vaksin Covid-19, seperti demam, kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, menggigil, diare, dan nyeri di tempat suntikan.(tribun-timur.com).

Penulis: Nurhadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved