Breaking News:

Suku Bunga Acuan BI Turun, Ini Dampak Terhadap Utang Pemerintah

Bank Indonesia (BI) telah memangkas suku bunga acuan pada pekan lalu sebanyak 25 basis poin (bps).

Penulis: Dian Amelia | Editor: Suryana Anas
ISTIMEWA
Pengamat Ilmu Ekonomi Unhas, Prof Dr H Abdul Hamid Paddu SE MA 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bank Indonesia (BI) telah memangkas suku bunga acuan pada pekan lalu sebanyak 25 basis poin (bps).

Sehingga posisi BI-7 day reverse repo rate (BI7DRR) saat ini sebesar 3,5 persen, kebijakan moneter ini lantas membawa dampak positif terhadap posisi utang pemerintah.

Pengamat Ilmu Ekonomi Unhas, Prof Dr H Abdul Hamid Paddu SE MA mengatakan suku bunga perbankan, untuk lebih akomodatif atau lebih rendah lagi dan sudah diperkirakan akan berjalan yang disebut rezim.

"Seperti yang sudah diperkirakan selama ini jika terjadi secara global jika suku bunga rendah, bahkan di beberapa negara sudah terjadi Negatif Interest Rate,misalnya jika anda simpan uang di bank hasilnya bakal negatif, mestinya kan simpan uang akan mendapatkan hasilnya kan,

ini berlaku ketika inflasi masih positif dan suku bunga sangat rendah sekali maka akibatnya akan negatif, makanya Indonesia juga sudah diperkirakan sebelumnya di tahun 2021 paling sedikit Bank Indonesia akan menurunkan 1 kali suku bunga acuannya," ujarnya Rabu (24/2/2021).

Menurutnya dengan mendorong kebijakan moneter akan membangkitkan sektor ril, karena untuk kembali terlepas dari recovery ekonomi dan resesi perekonomian perlu bergerak bersama dengan vaksin yang saat ini telah dilaksanakan.

"Nah ketika vaksin sudah mulai dilaksanakan, maka diharapkan bahwa pergerakan ekonomi hampir di seluruh sektor sudah bisa bergerak, khususnya sektor rill yang menjadi salah satu faktor pendorong ekonomi.

Misalnya sumber uang menjadi murah artinya bagaimana para pengusaha bisa mengambil kredit dan melakukan investasi melalui suku bunga rendah.

Teorinya adalah jika suku bunga renda dengan asumsi  situasi sudah normal maka pasti para pengusaha akan bergerak menjalankan usahanya dan beberapa akan membuka usaha baru melalui penggunaan dana kredit yang ada di perbankan," jelasnya.

"Kalau Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuannya, maka itu akan diikuti oleh bank-bank umum lainnya untuk menurunkannya juga, inilah yang akan mendorong pergerakan sektor rill yang pertama," tambahnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved