Breaking News:

Tribun Gowa

8 Penyelenggara Ad Hoc KPU Gowa Terima Santunan

Santunan tersebut diserahkan langsung komisioner KPU Gowa ke masing-masing penerima santunan.

KPU Gowa
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa menyerahkan santunan kepada penyelenggara adhock yang mengalami kecelakaan kerja pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gowa Tahun 2020, Selasa (23/02/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa menyerahkan santunan kepada penyelenggara adhock yang mengalami kecelakaan kerja pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gowa Tahun 2020, Selasa (23/02/2021).

Santunan tersebut diserahkan langsung komisioner KPU Gowa ke masing-masing penerima santunan.

Dari 16 calon penerima santunan yang diverifikasi, hanya 8 orang yang dinyatakan memenuhi syarat sesuai ketentuan yang berlaku. 

Kedelapan orang penerima santunan itu tersebar di tujuh kecamatan.

Masing-masing penerima santunan kategori luka berat sebanyak tiga orang dan luka sedang sebanyak lima orang. 

Jumlah santunan diberikan yakni Rp 16,5 juta untuk penerima dengan kategori luka berat dan Rp 8,25 juta untuk kategori luka sedang. 

Komisioner KPU Gowa Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Nuzul Fitri mengatakan, ada mekanisme pemberian santunan bagi jajaran penyelenggara yang sakit atau mengalamai kecelakaan kerja saat menjalankan tugasnya. 

Dikatakan, dalam pemberian santunan kecelakaan kerja, terdapat beberapa kategori yang terdiri dari luka sedang, luka berat, cacat seumur hidup, dan meninggal dunia. 

Dimana dari masing-masing kategori berbeda jumlah nominal santunan yang diberikan.

"Dari sejumlah berkas calon penerima santunan yang kami verifikasi, hanya delapan orang yang dinyatakan bersyarat untuk menerima santunan. Beberapa lainnya tidak bisa menunjukkan dokumen persyaratan yang dibutuhkan sesuai ketentuan yang ada," kata Nuzul.

Sementara, Ketua KPU Gowa Muhtar Muis mengatakan, santunan bagi penyelenggara ad hoc ini merupakan bentuk kepedulian KPU terhadap jajaran penyelenggara dalam menjalankan tugas. 

"Besaran santunan yang diberikan barangkali tidak cukup untuk mengganti biaya perawatan, tapi ini merupakan bentuk silaturahmi dan rasa peduli KPU terhadap jajaran penyelenggara," ujar Muhtar

Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved