Breaking News:

Tribun Sulsel

Nurdin Abdullah: Masih Banyak Pulau Kecil yang Kondisinya Memprihatinkan

dengan kemampuan APBD dan bantuan dana pihak ketiga melalui corporate social responsibility (CSR)

Humas Pemprov Sulsel
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah memaparkan potensi pulau yang ada di Sulsel pada saat Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas RI, Suharso Monoarfa dan seluruh Gubernur se-Indonesia via virtual di Kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo Makassar, Selasa, (23/2/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah memaparkan potensi pulau yang ada di Sulsel pada saat Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas RI, Suharso Monoarfa dan seluruh Gubernur se-Indonesia via virtual di Kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo Makassar, Selasa, (23/2/2021). 

"Sulsel ini terdapat sekitar 319 pulau dan masih banyak pulau-pulau kecil yang kondisinya sangat memprihatinkan, karena adanya kontradiksi antara potensi yang ada dengan kondisi kehidupan sosial masyarakat," ujar Nurdin Abdullah dalam paparannya. 

NA menjelaskan, dengan kemampuan APBD dan bantuan dana pihak ketiga melalui corporate social responsibility (CSR) dan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota dapat membangun sejumlah fasilitas seperti telekomunikasi, air minum dan listrik. 

"Kami dengan segala kemampuan APBD dan potensi dana pihak ketiga mendorong penyediaan air minum, listrik, telekomunikasi dan sarana prasarana lainnya untuk memberikan ruang kepada mereka agar lebih produktif dalam mengelola potensi yang ada disekitar pulau," katanya. 

Lebih lanjut NA menjelaskan, sebagai tindak lanjut atas penyelenggaraan Pra Rakorgub yang berlangsung pada (8-11/2/2020) lalu, ada beberapa isu strategis yang disepakati dalam rangka mendorong pencapaian target percepatan pemulihan ekonomi tahun 2022 yang akan datang. Secara umum meliputi kondisi perekonomian daerah yang mengalami kontraksi akibat pandemi.

Termasuk konektivitas infrastruktur yang masih perlu mendapatkan perhatian serius, sebab Sulawesi Selatan memiliki potensi dan kekuatan ekonomi di sektor pertanian. 

Namun, belum bisa memberikan andil secara maksimal terhadap peningkatan kesejahteraan termasuk perbaikan kapasitas fiskal daerah. 

"Harapan kami bahwa, dengan dukungan infrastruktur yang memadai, maka potensi yang ada akan mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat serta mengurangi ketergantungan daerah terhadap dana transfer," ujarnya. 

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas RI, Suharso Monoarfa menyampaikan, semua usulan dari Pemprov Sulsel pada tahun 2020 akan direalisasikan pada tahun 2021 ini, demikian juga usulan tahun 2021 akan di realisasikan pada tahun 2022 mendatang. 

"Saya kira itu yang kita bahas pada kesempatan ini, semua pengusulan di tahun 2020 di gunakan tahun 2021. Begitu juga dengan pengusulan tahun 2021 akan di berikan pada tahun 2022," ungkap Kepala Bappenas RI. 

Khusus pada tahun 2021 ini untuk mengusulkan maksimal tiga program strategis untuk direalisasikan pada tahun 2022 mendatang. 

"Diharapkan seluruh bapak Gubernur agar menyampaikan usulan tiga proyek strategis untuk tahun 2022 mendatang," tutupnya.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved