Breaking News:

Tribun Ekonomi

Kolaborasi BI dan Pemprov, Perkuat Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Digital

Pasalnya ETP diharapkan akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan keuangan inklusif

TRIBUN TIMUR/DIAN AMELIA
Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan berkolaborasi dengan Pemprov Sulsel untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital. Penandatanganan deklarasi komitmen Pemerintah Daerah untuk mempercepat transformasi digital, sekaligus sosialisasi TP2DD dan QRIS dilakukan di Hotel Fourpoints by Sheraton, Selasa (23/2/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan berkolaborasi dengan Pemprov Sulsel untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital.

Penandatanganan deklarasi komitmen Pemerintah Daerah untuk mempercepat transformasi digital, sekaligus sosialisasi TP2DD dan QRIS dilakukan di Hotel Fourpoints by Sheraton, Selasa (23/2/2021).

Adapun tamu undangan yang hadir yakni Kepala Perwakilan BI Sulsel, Budi Hanoto, Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolan Uang Rupiah BI Sulsel, Ali Afthan, Deputi Direktur Kantor Regional 6 OJK, Ahmad Murad, Asisten Administrasi Provinsi Sulsel, Dr H Tautoto Tana Ranggina Sarongallo dan Dirut Bank Sulsebar, Amri Mauraga.

"Sulsel siap menjadi yang terdepan untuk Memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital," ujar Kepala Perwakilan BI Sulsel Budi Hanoto.

Menurutnya untuk mempercepat target tersebut , maka BI dan Pemprov Sulsel akan menggencarkan sosialisasi terkait penerapan sistem ekonomi dan keuangan digital di lapangan.

Hal itu dinilai penting dalam mengikuti perkembangan dunia yang sudah mendigital upaya tersebut juga untuk mendorong akselerasi program elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah (ETP).

Pasalnya ETP diharapkan akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan keuangan inklusif, kesehatan fiskal, good governance, dan efisiensi ekonomi.

Sementara itu, Asisten Administrasi Provinsi Sulsel, Dr H Tautoto Tana Ranggina Sarongallo mengatakan, jika saat ini sudah ada lima TP2DD, dan hingga akhir tahun nanti ditargetkan untuk semua daerah kabupaten dan kota di Sulsel sudah memiliki TP2DD.

" Tentu saja saat ini masih ada sejumlah blank spot di daerah tertentu yang kesulitan mengakses jaringan internet, namun kami yakin secara bertahap semua itu akan teratasi perlahan-lahan,” tuturnya.

Ia menambahkan ke depan semua daerah sudah dapat menggunakan sistem ekonomi dan keuangan digital.

Penulis: Dian Amelia
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved