Breaking News:

Diperkirakan Meningkat, Komoditas Batubara Masih Jadi Primadona Tahun 2021

Komoditas batubara diperkirakan masih menjadi primadona tahun ini. Sektor pertambangan diproyeksikan akan semakin melejit

ISTIMEWA
Branch Manager Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, Carlo Coutrier 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Tak hanya sektor perbankan yang meningkat, komoditas batubara diperkirakan masih menjadi primadona tahun ini.

Menurut Branch Manager Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, Carlo Coutrier saham di sisi metal pun kian meningkat, jika dilihat ada harga kenaikan yang signifikan dari harga komoditi nikel dan timah.

Harga nikel yang masih uptrend membuat emiten yang bergerak di sektor ini cukup optimis mengarungi tahun 2021.

"Ada kebijakan dari pemerintah saat ini yang membatasi ekspor mentah, jadi untuk bahan tambang seperti ini harus diolah dulu didalam negeri untuk kemudian bisa di ekpor, kebetulan untuk timah dan nikel saat ini meningkat," ujarnya Selasa (23/2/2021).

Kendati demikian, sektor pertambangan diproyeksikan akan semakin melejit di tahun kerbau logam ini, hal ini terjadi akibat trend mobil listrik dengan menggunakan bahan bakar baterai nikel, mendorong kenaikan permintaan nikel.

"Karena nikel saat ini dipergunakan sebagai bahan baku untuk baterai mobil listrik  dimana kalau kita liat diluar atau di Amerika, Eropa,  timah dan nikel sudah cukup untuk mobil listrik masyrakat dan sejak terpilihnya Presiden Joe Biden lebih menekankan ke sumber energi timah nikel, jadi dia akan mengurangi pemakaian energi fosil,  seperti minyak bumi dan batu bara, dia lebih memilih sumber energi yang lebih ramah lingkungan," tuturnya.

Meningkatnya permintaan untuk baterai dan baja tahan karat mendorong harga logam dasar lebih tinggi, nikel yang tersedia untuk baterai lithium ion dapat mengalami defisit lebih cepat sehingga nantinya, baterai logam akan diburu meskipun saat ada pandemi Covid-19 yang masih belum usai serta hadirnya mobil listrik juga akan memicu perebutan nikel dan kobalt secara global.

"Kedepannya saya yakin untuk sektor metal,nikel,timah dan tambang  akan terus bertumbuh di pasar modal seperti pasar saham atau pasar obligasi," tambahnya.(*)

Penulis: Dian Amelia
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved