Tribuners Memilih

Danny Pomanto Sebut Pelantikan Secara Hybrid Sudah Tepat

Walikota Makassar terpilih, Danny Pomanto mengatakan, pelantikan secara hybrid (semi virtual) sudah sangat tepat.

TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
Walikota Makassar terpilih, Danny Pomanto 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Walikota Makassar terpilih, Danny Pomanto mengatakan, keputusan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah untuk melakukan pelantikan secara hybrid (semi virtual) sudah sangat tepat.

Pasalnya dengan melakukan pelantikan semi virtual, tidak akan mengurangi esensi dari pelantikan tersebut.

"Saya pikir keputusan Pak Gub sudah sangat tepat, dan baik sekali, karena dengan konsep pelantikan model hybrid begini, kesakralan saat dilantik nanti akan lebih terasa, beda kalau sistemnya virtual," ujar Danny, Senin (22/2/2021) malam.

"Jadi saya terima kasih sekali, atas apa yang dilakukan oleh pak gub, karena ini akan menjadi sejarah sendiri, dengan melakukan pelantikan yang sangat baik," lanjutnya.

Namun, setelah dilantik ia akan melakukan pidato kerakyatan di kapal phinisi, seperti saat melakukan deklarasi dulu.

"Kami sedang coba atur dulu, bagaimana caranya kami bisa melakukan pidato kerakyatan setelah dilantik, tapi masyarakat menonton dari rumah, karena akan ditampilkan secara live, ini juga untuk mencegah terjadinya pengumpulan massa," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah memastikan pelantikan Kepala Daerah Terpilih pada Pilkada Serentak 2020 dilakukan secara langsung alias tatap muka dengan jumlah hadirin terbatas. 

Selain itu juga disediakan fasilitas daring atau virtual bagi yang ingin menyaksikan pelantikan.

Dilantik secara langsung adalah bupati dan wakil bupati terpilih dan ketua TP-PKK.

"Ada virtual juga yang di daerah jadi masing-masing di daerah menunggu. Yang ke sini hanya bupati dan wakil bupati beserta seluruh ketua tim penggerak PKK," sebutnya.

Nurdin Abdullah menyampaikan, Dirjen Kemendagri telah menyetujui untuk melaksanakan pelantikan secara langsung yang nantinya akan digelar pada 26 Februari mendatang yang akan digelar di Kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumohardjo Makassar.

"Pertemuan bersama Dirgen (Otda) yang diutus oleh Pak Menteri (Mendagri) ke sini. Yang inti saya mau sampaikan bahwa, surat kita untuk pelantikan hybrid itu direstui jadi nanti pelantikkannya di Makassar ibu kota provinsi," kata Nurdin saat ditemui di Hotel Four Points by Sheraton usai bertemu dengan Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Akmal Malik, Senin (22/2/2021).

Ia menjelaskan bahwa peserta pelaksanaan pelantikan ini akan dibatasi dengan jumlah 25 orang.

"Pesertanya tidak lebih dari 25 orang, per ruangan nanti darmawanita juga. Tanggal 26 kita pelantikan, pokoknya 25 malam SK-nya datang, 26 kita pelantikan," kata NA.

Adapun 11 daerah yang kepala daerahnya akan dilantik bulan Februari ini adalah Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Kabupaten Barru.

Kabupaten Soppeng, Kabupaten Toraja, Kabupaten Luwu Utara, Kabupaten Luwu Timur, Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Selayar dan Kota Makassar.

Diketahui, bahwa 12 daerah berpilkada di Sulsel, 1 pasangan kepala daerah lainnya, yakni Bupati-Wakil Bupati Toraja Utara akan dilantik Maret 2021 mendatang. Karena masa tugas bupati sebelumnya sampai Maret.

Laporan tribuntimur.com, M Ikhsan

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved