Breaking News:

Tribun Bantaeng

Cium Pipi Stafnya, Pimpinan Unit Bank di Bantaeng Ditetapkan Tersangka

Pelaku adalah ES (40) melakukan pelecehan seksual terhadap stafnya ketika sedang bekerja.

TRIBUN-TIMUR.COM/ACHAMAD NASUTION
Kepala Satuan Reskrim (Kasat Reskrim) Polres Bantaeng, AKP Abdul Haris Nicolaus 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh pimpinan unit Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Kabupaten Bantaeng kini telah naik ke tahap penyidikan.

Pelaku adalah ES (40) melakukan pelecehan seksual terhadap stafnya ketika sedang bekerja.

Setelah melakukan serangkaian proses, penyidik Polres Bantaeng telah menemukan fakta-fakta hukum beserta barang bukti.

Sehingga, kasus tersebut telah dinaikkan ke tahap penyidikan sejak Jumat, (19/2/2021).

Dan kini ES juga telah berubah status dari saksi menjadi tersangka.

Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Abdul Haris Nicolaus mengatakan, setelah dilakukan gelar perkara ES telah ditetapkan sebagai tersangka pada, Senin (22/2/2021).

"Telah kita temukan fakta-fakta hukum termasuk dengan alat buktinya juga. Pada Senin sudah kita laksanakan gelar perkara untuk peralihan status dari saksi ke tersangka pertanggal 22  Kemarin," kata AKP Abdul Haris Nicolaus kepada TribunBantaeng.com, Selasa, (23/2/2021).

Kata dia, kasus tersebut secepatnya bakal dilimpahkan ke Kejaksaan apabila berkas telah lengkap.

"Secepatnya kalau berkas perkaranya sudah selesai kami langsung kirim ke kejaksaan," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Paur Humas Polres Bantaeng, Aipda Sandri mengatakan, dugaan pelecehan itu terjadi pada pertengah Bulan Desember 2020.

Namun, kasus baru dilaporkan pada pertengahan Bulan Januari 2021.

"Pelaku, ES (40). Kejadiannya pertengahan Desember. Melapor pertengahan Januari 2021," kata Aipda Sandri saat ditemui TribunBantaeng.com, di ruangannya, Rabu, (3/2/2021).

Kata dia, dugaan pelecehan terjadi ketika korban saat itu sedang sibuk menjalankan pekerjaannya.

Tiba-tiba datang ES mencium korban di bagian pipi.

"Lagi kerja tiba-tiba dia cium pipi korban," ujarnya.

Penulis: Achmad Nasution
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved