Breaking News:

Tribun Sinjai

Aktivis di Sinjai Minta Pemerintah Bantu Petani Jaga Stabilitas Harga Porang

Sejumlah petani di Sinjai mulai was-was harga porang akan turun.Apalagi saat ini, sudah banyak petani yang mulai melakukan penanaman porang.

TRIBUN-TIMUR.COM/SAMBA
Sorang remaja memperlihatkan tanaman porang di Desa Puncak, Kecamatan Sinjai Selatan. Budidaya tanaman porang ini dimulai tahun 2018 lalu di daerah itu 

TRIBUN-TIMUR.COM,SINJAI - Sejumlah petani di Sinjai mulai was-was harga porang akan turun.

Apalagi saat ini, sudah banyak petani yang mulai melakukan penanaman porang.

Salah seorang aktivis tani di Kabupaten Sinjai, Abd Malik mengatakan, saat ini petani sedang bersemangat menanam tanaman umbi porang.

Dengan harapan agar melalui tanaman porang tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

"Saat ini hampir semua masyarakat di kecamatan di Sinjai menanam porang, kecuali Pulau Sembilan. Harapan kita setelah berhasil porangnya, harganya tidak anjlok," kata Malik, Selasa (23/2/2021).

Malik berkata, sebelumnya sejumlah tanaman pendahulu porang seperti vanili, coklat, cengkih, nilam dan pohon gaharu jatuh harga saat tanaman petani berhasil dipanen.

"Semoga tanaman porang ini tidak begitu nasibnya. Dan tentunya peranan pemerintah kita sangat kita harapkan agar bisa menjaga stabiltasa harga itu," katanya.

Selain meminta bantuan ke pemerintah jaga harga porang, ia juga mengajak petani untuk menjaga kualitas tanaman itu dan tidak memberi benda yang bisa menurunkan kualitas harga. 

Saat ini, selain masyarakat petani di Sinjai mulai menggeluti budidaya pertanian porang juga masyarakat Kabupaten Bulukumba dan Bantaeng juga tengah menggenjot budidaya itu.

Ada yang mengganti tanamannya dengan tanaman porang, ada yang sengaja sewa lahan dan memanfaatkan pekarangan rumah.

Halaman
12
Penulis: Samsul Bahri
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved