Breaking News:

Pernah Bikin Marah Danny Pomanto, Camat ini Berani Ikut Lelang Jabatan Jelang Pelantikan Wali Kota

"Kalau sudah dilantik mau tidak mau beliau (Danny) yang harus menentukan. Tidak bisa saya, yang menentukan wali kota yang memegang jabatan."

Danny Pomanto
Danny Pomanto membaca buku di kediamannya, Jl Amirullah, Makassar, Kamis (17/12/2020) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Proses seleksi lelang jabatan telah berakhir, tiga peserta dengan nilai tertinggi telah ditetapkan oleh pansel.

Mereka bersyarat menduduki jabatan kepala dinas, dan sudah ditentukan.

Namun, pihak Pemerintah Kota Makassar, harus meminta persetujuan KASN, untuk memastikan tahapan seleksi lelang jabatan sudah sesuai prosedur.

Hal ini disampaikan oleh Pj Wali kota Makassar, Rudy Djamaluddin.

"Pansel (Panitia Pelaksana), sudah selesaikan hari ini, harus dikirim ke KASN lagi, jadi kita belum bisa ngapa-ngapain. Nanti baru kita kalau KASN sudah

menyatakan semua proses sudah oke, dan 3 besar ini dinyatakan valid, baru bisa dipilih salah satunya," ujar Rudy, Senin (22/2/2021).

Ia pun berharap, agar rekomendasi KASN bisa turun secepatnya.

"Saya sampaikan, kita berdoa semoga rekomendasi KASN turun, sehingga beliau (Danny Pomanto) sudah bisa dilantik," jelasnya

Menurut Rudy, jika proses lelang selesai dalam pekan ini peserta lelang bisa dilantik Wali Kota terpilih Danny Pomanto.

"Kalau sudah dilantik mau tidak mau beliau yang harus menentukan. Tidak bisa saya, yang menentukan wali kota yang memegang jabatan," lanjutnya.

Halaman
1234
Editor: Saldy Irawan
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved