Breaking News:

Tribun Makassar

Pelindo IV: MNP Terhubung dengan Rel Kereta Api

bukan masuk ke dalam Container Yard (CY) atau lapangan penumpukan, tetapi akan masuk ke lokasi yang dekat dengan pelabuhan.

TRIBUN TIMUR/SUKMAWATI
Aktivitas di Pelindo IV Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Direktur Utama (Dirut) PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), Prasetyadi mengatakan, Makassar New Port (MNP) akan menjadi Terminal Peti Kemas terbesar di wilayah Indonesia Timur dengan akses distribusi barang menggunakan kereta api.

Nantinya, ada rel kereta api ke arah Parepare akan masuk ke terminal. 

Tetapi, bukan masuk ke dalam Container Yard (CY) atau lapangan penumpukan, tetapi akan masuk ke lokasi yang dekat dengan pelabuhan.

“Ke depan MNP akan ada kawasan industri, kemudian ada kawasan pelabuhan. Jadi rel kereta api nanti masuk sampai ke dalam pelabuhan tapi bukan masuk ke dalam terminalnya tetapi mendekati ke dalam pelabuhannya,” kata Prasetyadi, Senin (22/2/2021).

Ia menjelaskan, MNP sekarang sedang dibangun akan didesain untuk menangani kapal-kapal sampai dengan super post panamax. 

Jadi didesain ke dalamannya antara -16 m LWS hingga - 20 m LWS, maka nanti crane dipasang lebih besar disesuaikan dengan rencana kapal yang akan masuk. 

“Karena itu nanti saya harapkan para pengguna jasa, khususnya shipping line, bisa berpartner dengan Main Line Operator (MLO) atau operator pelayaran jalur utama di dunia untuk bisa memulai pembicaraan untuk menarik kapal besar agar bisa masuk ke pelabuhan MNP,” jelasnya. 

Pihaknya juga akan menyediakan Cargo Consolidation Centre (CCC).

“Jadi ada CCC, ada konsolidasi cargo di situ. Kami harapkan nanti terminal MNP ini menjadi integrated port di mana nanti akan terintegrasi dengan kawasan industri kemudian ada CCC, kemudian nanti kita bisa buka Pusat Logistik Berikat (PLB) di situ,” tukasnya. 

Ia berharap, dukungan dan kerja sama dari ALFI/ILFA dan asosiasi terkait lainnya untuk menjajaki pembukaan PLB di MNP. 

Karena memang nanti begitu ada kawasan industri di MNP, maka paling tidak PLB ini sangat mendukung kawasan-kawasan industri yang ada. 

“Pelindo IV tidak bisa bekerja sendiri. Jadi kami harapkan para pengguna jasa agar bisa membantu untuk melakukan marketing secara tidak langsung ke para pengguna jasa lainnya bahwa MNP ini didesain ya untuk pelabuhan moderen,” pungkas Prasetyadi.

Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Imam Wahyudi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved