Breaking News:

Tribun Bulukumba

Kekurangan Air, Petani di Baji Areng Bulukumba Terancam Gagal Panen

Kekurangan debit air yang mengairi irigasi pertanian, membuat sawah petani di Dusun Baji Areng Bulukumba mengalami kekeringan.

DOK TRIBUN-TIMUR.COM
Ilustrasi sawah kekeringan 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, GANTARANG - Kekurangan debit air yang mengairi irigasi pertanian, membuat sawah petani mengalami kekeringan.

Begitulah yang terjadi di Dusun Baji Areng, Desa Bukit Harapan, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Belum lagi kondisi irigasi pertanian yang menyebabkan air tidak bisa mengalir dengan baik menuju lahan pertanian warga.

Petani di Dusun Baji Areng, Deni mengatakan, bahwa sekira 5 hektare lahan persawahan warga di Dusun Baji Areng terancam gagal panen. 

Kondisi lahan persawahannya kini telah mengalami kekeringan sehingga membuat padi tidak tumbuh dengan baik.

“Air yang mengalir di irigasi tidak banyak, ditambah lagi kondisi irigasi yang belum ditembok. Akhirnya, air hanya meresap di irigasi dan tidak banyak yang sampai di sawah,” kata Deni, Senin (22/1/2021).

Deni menceritakan, warga di Dusun Baji Areng sudah bergiliran mengaliri sawahnya. 

Bahkan sebagian petani menginap di rumah sawah untuk mengawasi air tetap mengalir ke lahannya. 

Kondisi ini disebutnya sudah terjadi sejak puluhan tahun lalu.

Cara tersebut terpaksa dilakukan petani karena kondisi air dan irigasi. 

Deni menambahkan, irigasi pertanian yang berhulu di Dusun Kaluku Desa Benteng Palioi Kecamatan Kindang itu belum pernah sama sekali tersentuh bantuan pemerintah.

“Kita harap kedepan ada bantuan dari pemerintah terkait perbaikan irigasi, supaya petani tidak lagi mengalami hal seperti ini. Petani di sini sangat membutuhkan perbaikan irigasi itu,” pungkasnya. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved