Breaking News:

UMI

Empat Pekan Lokakarya, FK UMI Siap Re-Akreditasi hingga Kelas Internasional

Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia (UMI), menggelar Lokakarya jelang re-akreditasi bagi Prodi Sarjana Kedokteran dan Prodi Profesi

ist
Rektor UMI Prof Basri Modding 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia (UMI), menggelar Lokakarya jelang re-akreditasi bagi Prodi Sarjana Kedokteran dan Prodi Profesi Dokter.

Lokakarya yang dihelat selama empat pekan berturut-turut di tiap Jumat-Minggu ini telah dibuka pada Jumat (19/2/2021) oleh Rektor UMI Prof Basri Modding.

Kegiatan diikuti oleh seluruh pejabat terkait FK UMI dan Prodi yang ada dibawah FK UMI menghadirkan tiga fasilitator utama. 

Mereka adalah dr Andi Insan Sosiawan Tunru (Jakarta), dr. Titi Savitri Prihatingsih (Yogyakarta) dan dr Tridjoko Hadianto (Yogyakarta).

Prof Basri Modding mengungkapkan, FK UMI merupakan salah satu fakultas yang diunggulkan oleh UMI

Sehingga kata dia, tanggung jawab bagi FK UMI untuk tetap menjadi fakultas unggulan wajib dijaga, salah satunya dengan akreditasi.

“Ini momen yang luar biasa. Kami dari pimpinan memang selalu menjadikan Fakultas Kedokteran sebagai Fakultas unggulan sehingga apapun kebutuhannya demi kemajuan FK UMI pasti akan kami dukung,” tegas Prof Basri Modding, Senin (22/2/2021) via rilis.

“Target yang besar akan mudah jika dilakukan secara bersama sama atau yang biasa kita sebut dengan interfunctional function,” sambung Mantan Direktur Program Pascasarjana UMI ini.

Sementara itu, Dekan FK UMI, Prof Syarifuddin Wahid, mengatakan bahwa Re-akreditasi yang akan dilangsungkan dalam waktu dekat ini diatrgetkan minimal mampu mempertahankan akreditasi LAM - PTKES “A” untuk tetap menjadi “UNGGUL”  yang sudah diraih sebelumnya.

Guru Besar FK UMI ini juga mengatakan bahwa pihaknya juga merencanakan tercapainya akreditasi internasional kedepannya bagi prodi di Fakultas yang berdiri pada 8 Juni 1992 tersebut.

“Insha allah dalam satu tahun ini kita akan ada reakreditasi. Ini mempertahankan akreditasi unggul bukan hal yang mudah. Dukungan fisik dan non fisik sangat kami harapkan demi bisa mencapai target pada re-Akreditasi kali ini,” jelas Prof Syarfuddin.

Penulis: Rudi Salam
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved