Breaking News:

DP Rumah Mau Dilonggarkan, Ini Kata Pengamat Ekonomi Unhas

Bank Indonesia (BI) memberikan relaksasi rasio loan to value (LTV) atau financing to value (FTV) untuk kredit pembiayaan properti

Penulis: Dian Amelia | Editor: Suryana Anas
ISTIMEWA
Pengamat Ilmu Ekonomi Universitas Hasanuddin, Dr H Abdul Hamid Habbe SE MSi 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bank Indonesia (BI) memberikan relaksasi rasio loan to value (LTV) atau financing to value (FTV) untuk kredit pembiayaan properti menjadi maksimal 100 persen mulai Maret 2021 sampai dengan Desember 2021.

Dengan begitu, nasabah bisa mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit pemilikan apartemen (KPA) dengan uang muka alias down payment (DP) 0 persen.

Relaksasi kredit ini berlaku bagi semua jenis properti, seperti rumah tapak, rumah susun, rumah toko (ruko), maupun rumah kantor (rukan).

Menanggapi hal itu, Pengamat Ilmu Ekonomi Universitas Hasanuddin, Dr H Abdul Hamid Habbe SE MSi kebijakan DP 0 persen tersebut dapat menjadi sentimen pendorong penjualan properti, baik bagi end user maupun investor.

"Seiring dengan pulihnya perekonomian,  bahwa bisnis sektor properti akan mulai membaik, dan semuanya memang punya dampak, kalau dulu bagi user demi menghindari tingkat kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) yang banyak terjadi di property makanya dipersyaratkan DP sekian persen, itu untuk menghindari tetapi kan akhirnya properti menderita serta banyak perusahaan yang propertinya tidak terjual akibat daya beli masyarakat turun," ujarnya Senin (22/2/2021).

"Ini angin segar bagi industri properti dengan DP 0 persen, minat pembelian rumah bertambah, keringanan DP ini membantu masyarakat dalam pembelian rumah," tuturnya.

Ia menambhakan meskipun kebijakan ini terbilang positif untuk properti, tetapi perbankan kemungkinan akan tetap berhati-hati dan selektif, mengingat kondisi pandemi saat ini.

"Ini kembali lagi ke bank, sebab kalau memberikan KPR dengan DP rendah, mereka anggap risikonya lebih besar, kita harus lihat bank apakah bersedia approve yang DPnya rendah," ucapnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved