Breaking News:

Tribun Jeneponto

Dianggap Belum Efektif, Berikut Kendala Dihadapi Pelajar Jeneponto Saat Belajar Daring

Pelajar di Kabupaten Jeneponto sudah satu tahun belajar daring/jarak jauh.

ist
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Jeneponto, Nur Alam Basir Karaeng Beso, Senin (22/2/2021) 

TRIBUN-TIMUR COM JENEPONTO - Pelajar di Kabupaten Jeneponto sudah satu tahun belajar daring.

Beberapa kendala yang dihadapi para pelajar di Jeneponto seperti jaringan yang tidak memadai atau tidak mendukung.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto, Nur Alam Basir Karaeng Beso, Senin (22/2/2021).

Ia mengatakan, berdasarkan surat edaran Gubernur tentang larangan pembelajaran tatap muka, maka dilakukan pembelajaran jarak jauh atau berlajar dari rumah.

"Belajar dari rumah itu ditempuh dengan dua strategi, pertama daring. Daring itu dalam jaringan kita menggunakan tecnologi, aplikasi untuk berhubungan antara guru dengan peserta didiknya melalu WA group, melalui zoom dan melalui berbagai aplikasi lain," ujar Karaeng Beso sapaannya.

Namun strategi via daring masih belum dianggap sepenuhnya efektif karena dibeberapa tempat masih belum bisa mengakses jaringan.

Sehingga ia menempuh strategi kedua yaitu luar jaringan (luring).

"Luring ini istilahnya ada guru kunjungi, atau siswa kunjung, atau model-model pertemuan antara guru dengan peserta didik ditempat-tempat yang tidak terlalu banyak orang berkumpul," ungkapnya.

Lanjutnya, luring juga ini punya keterbatasan dengan mengacu pada protokol covid 19 yang dimana saat ini masih mewabah dibeberapa daerah.

Hingga saat ini pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan masih mencari cara bagaimana menyampaikan pembelajaran yang dengan efektif tampa melanggar protokol covid 19.

Laporan Wartawan Tribun Jeneponto, Rakib.

Penulis: Muh Rakib
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved