Breaking News:

Tribun Wajo

Kenangan Bupati Wajo Terhadap Mantan Wasekjen MUI Buya Nadjam

Buya Nadjam membawa bantuan kemanusiaan dari MUI, sementara Amran Mahmud membawa bantuan kemanusiaan

Kenangan Bupati Wajo Terhadap Mantan Wasekjen MUI Buya Nadjam
TRIBUN TIMUR/HARDIANSYAH
Ucapan duka Pemerintah Kabupaten Wajo atas meninggalnya Mantan Wakil Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2015-2020, Nadjamuddin Ramly.

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Mantan Wakil Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2015-2020, Nadjamuddin Ramly tutup usia, Sabtu (20/2/2021) malam.

Buya Nadjam, demikian beliau disapa akrab, mengembuskan napas terakhirnya di tengah perjuangannya pulih melawan virus corona atau Covid-19 di Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung, Jawa Barat.

Duka tanah air, duka bagi masyarakat Kabupaten Wajo. Demikian yang disampaikan Bupati Wajo, Amran Mahmud.

Tentu saja, Amran Mahmud memiliki ikatan emosional dengan Buya Nadjam. Selain karena sama-sama berlatar Muhammadiyah, Buya Nadjam juga kerap berkunjung ke Kabupaten Wajo.

"Beberapa kali beliau ke Wajo memberikan bantuan untuk korban banjir dan pernah khatib Jumat di Masjid Agung Ummul Quraa Sengkang," katanya, Minggu (21/2/2021).

Selain itu, salah satu yang identik dengan Kabupaten Wajo adalah sarung sutera atau lipa sabbe'. Nah, Buya Nadjam merupakan orang yang memprakarsai sarung khas itu sebagai warisan budaya tak benda.

"Beliau pulalah yang memprakarsai lipa sabbe' sebagai warisan budaya tak benda dari Wajo. Kami juga mendapat informasi bahwa selang 8 jam kemudian, istri beliau meninggal dunia menyusul suaminya. Semoga Allah membalas jasa-jasa beliau bersama istri, diampuni segala dosa-dosa, serta diberikan tempat yang mulia di sisi-Nya," katanya.

Amran Mahmud mengaku, terakhir bertemu dengan beliau ketika musibah banjir bandang di Masamba, Luwu Utara 2020 silam.

Saat itu, Buya Nadjam membawa bantuan kemanusiaan dari MUI, sementara Amran Mahmud membawa bantuan kemanusiaan dari masyarakat Kabupaten Wajo.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved