Breaking News:

Tribun Bone

Kemenkeu Belum Setujui Pinjaman Pemda Bone Rp500 M

Pemerintah Daerah (Pemda) Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) telah mengajukan pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Rp 500 miliar.

Kemenkeu Belum Setujui Pinjaman Pemda Bone Rp500 M
ist
Kepala BPKAD Bone, Najamuddin

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG -Pemerintah Daerah (Pemda) Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) telah mengajukan pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Rp 500 miliar.

Namun, hingga sekarang pemerintah pusat belum mengeluarkan kebijakan apapun terkait realisasinya. Pemda Bone masih harus menunggu perkembangan. 

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bone, Najamuddin mengatakan, dari informasi PT SMI, PEN nanti bisa direalisasikan setelah ada kebijakan dari Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Kemarin disampaikan sebelum penandatanganan pinjamam ada sosialisasi dulu kepada seluruh pemerintah kabupaten/kota. Setelah itu baru dibahas masing-masing. Ada 54 kabupaten/kota yang mengajukan," katanya Sabtu (20/2/2021).

Pemda Bone mengajukan PEN Rp 500 miliar, nantinya dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur, jalan dan jembatan.

Namun kata Najamuddin, nilai Rp 500 miliar tersebut belum bisa dipastikan terealisasi secara keseluruhan. 

Jika melihat beberapa Pemda yang telah mengajukan sebelumnya, hanya terealisasi di atas 50 persen.

"Jadi kalau terealisasi di Bone kemungkinan Rp 300 miliar, tapi kebijakan tahun 2021 berbeda dengan tahun sebelumnya. Siapa tahu bisa terealisasi keseluruhan," ujarnya.

Untuk pengembalian pinjaman nantinya akan dipotong langsung dari dana alokasi umum (DAU). Pelunasannya delapan hingga sepuluh tahun.

"Pembayarannya diambil dari DAU. Setiap tahun kan ada kenaikan DAU. Jadi itu digunakan untuk dibayarkan. Jadi ini disubsdi," jelas Najamuddin.

Laporan Wartawan TribunBone.com, Kaswadi Anwar

Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved