Breaking News:

Tribun Wajo

Ilegal Fishing Masih Marak di Perairan Laut Pitumpanua-Keera

Persoalan pengeboman ikan di Teluk Bone, khususnya di perairan Kecamatan Pitumpanua dan Kecamatan Keera masih marak.

TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSAH
Patroli wilayah yang dilakukan personel Pos Polairud Kabupaten Wajo beberapa waktu lalu 

TRIBUNWAJO.COM, PITUMPANUA - Persoalan pengeboman ikan di Teluk Bone, khususnya di perairan Kecamatan Pitumpanua dan Kecamatan Keera masih marak.

Kerusakan terumbu karang kian nyata di pesisir timur laut Kabupaten Wajo itu.

Selain itu, ekosistem perikanan juga terancam dan dampaknya sudah dirasakan masyarakat nelayan.

Menampung aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya, anggota DPRD Wajo, Elfrianto angkat bicara.

"Ilegal fishing (bom ikan dan bius ikan) masih terjadi di laut kecamatan Pitumpanua dan Keera di wilayah Wajo. Semoga Polairud bisa mengatasi masalah ini. Nelayan sangat mengeluh dan mengharap ada tindakan kongkrit," katanya kepada Tribun Timur, Sabtu (20/2/2021).

Kepala Pos Polairud Kabupaten Wajo, Bripka Muhammad Aspar mengatakan, pihaknya rutin melakukan patroli di laut.

Namun seminggu belakangan ini, pihaknya membenarkan bahwa kegiatan patroli diminimalisir.

"Kita tiap hari patroli, tapi seminggu ini memang kita tidak turun karena terkendala cuaca buruk, ombak cukup tinggi," katanya.

Selain itu, keterbatasan peralatan dan personel juga menjadi kendala untuk menegakkan kedaulatan laut.

Tentu saja, kesadaran masyarakat juga penting dalam menjaga ekosistem laut yang berkelanjutan.

Muhammad Aspar melanjutkan, kalaupun ada yang tetap nekat melakukan ilegal fishing, tentunya bermain kucing-kucingan dengan petugas.

"Kita juga heran, saat ini cuaca sedang buruk tapi ada saja yang nekat melaut," katanya.

Sejauh ini, keberadaan Pos Polairud di Kabupaten Wajo belum cukup setahun.

Sudah ada dua kasus ilegal fishing yang digagalkan dan ditindak, dan salah satunya telah dilimpahkan ke kejaksaan (P21).

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved