Breaking News:

Tribun Bulukumba

Proses Tender Jembatan Bialo Dinilai Bermasalah, DPRD Bulukumba Bakal Bentuk Panja

DPRD Bulukumba terus menelusuri permasalahan proses tender Jembatan Muara Sungai Bialo.

TRIBUN-TIMUR.COM/FIRKI ARISANDI
Proyek Jembatan Muara Sungai Bialo, di Kelurahan Bentenge, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, terus menelusuri permasalahan proses tender Jembatan Muara Sungai Bialo.

Pasalnya, Unit Layanan Pengadaan (ULP) Bulukumba meloloskan perusahaan dengan penawaran tertinggi.

Parahnya, perusahaan tersebut masuk dalam daftar hitam alias perusahaan yang sudah di-black list.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi A DPRD Bulukumba, Andi Pangerang Hakim, belum lama ini.

"Satu pabrikan yang memberikan rekomendasi, itu dari Bekasi. Dari kelima perusahaan yang ikut lelang, itu semha standar harga yang diberikan. Tapi kenapa justru ULP pilih penawaran tertinggi. Selisihnya ada sekitar Rp3 miliar (dari penawaran terendah)," jelas Andi Pangerang Hakim.

Olehnya, DPRD Bulukumba bakal membentuk panitia kerja alias panja untuk mengusut kasus ini.

"Mungkin teman-teman akan buat panja untuk mengusut ini. Bagaimana jika seperti kasus BOK. Uang rakyat yang hilang. Kita tidak mau itu terjadi lagi," tegas legislator PPP itu.

"Kalau itu terjadi, siapa yang mau kembalikan nanti kalau sudah terjadi kesalahan pekerjaan. Kita tidak mau uang rakyat yang hilang," tambahnya.

Pemenang tender tahap empat, lanjut Andi Pangerang adalah PT Gunung Raya dengan jumlah penawaran kurang lebih Rp22 miliar dari pagu Rp23,200 miliar.

Sementara ada perusahaan lain yang penawarannya hanya sekitar Rp19 miliar.

Olehnya itu, DPRD Bulukumba meminta ULP untuk tidak mengumumkan pemenang tender secara terburu-buru.

"ULP dan rekanan jangan main-main dengan uang negara. ini uang rakyat, dana DAU. Padahal sisanya ini bisa untuk tanggul pengaman," pungkasnya. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved