PSM Makassar
Suara Suporter PSM: Sanksi FIFA, Dampak Ketidakjelasan Kompetisi di Indonesia
PSM Makassar mendapatkan sanksi larangan transfer pemain oleh FIFA. Kabar pemberian sanksi tersebut ditanggapi suporter.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PSM Makassar mendapatkan sanksi larangan transfer pemain oleh FIFA.
Hukuman tersebut diberikan FIFA lantaran eks pemain asingnya, Giancarlo Lopes Rodrigues melaporkan soal tunggakan gajinya.
Kabar pemberian sanksi Juku Eja tersebut ditanggapi oleh banyak pihak, terutama suporter.
Salah satu suporter PSM, Tasa Nurul Annisa mengaku bersedih atas kabar sanksi itu.
"Tentu saya selaku suporter sangat sedih mendengar kabar itu. Apalagi klub kebanggaan kita semua," kata Tasa sapaan akrabnya, Rabu (17/2/2021).
Menurut Tasa, sanksi tersebut merupakan dampak dari ketidakjelasan kompetisi di Indonesia.
"Saya rasa ini PSM korban dari ketidakjelasan kompetisi di Indonesia. Apalagi setahun sudah kompetisi tidak jalan," tuturnya.
Wanita Makassar, 8 Juli 1998 ini pun berharap manajemen PSM bisa menyelesaikan persoalan sanksi tersebut.
"Ya harapan kita semua tentu sama. Kita harapkan manajemen bisa menyelesaikan persoalan ini secepatnya," harap Tasa.
Profil Tasa Nurul Annisa
Nama lengkap: Tasa Nurul Annisa M
Nama panggilan: Tasa
Tempat tanggal lahir: Makassar, 8 Juli 1998
Hobi: membaca
Instagram: tsaanrl
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/suporter-psm-tasa-nurul-annisa-1822021.jpg)