Breaking News:

Tribun Jeneponto

Sidang Kasus Pipa Pansimas Jeneponto Tak Dihadiri Saksi Pelaku, Ada Apa?

Sidang kasus pengrusakan pipa pansimas di Desa Ujung Bulu Kabupaten Jeneponto tak dihadiri saksi dari pelaku pengrusakan.

ISTIMEWA
Sidang kasus pengrusakan pipa pansimas di Desa Ujung Bulu, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto 

TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Sidang kasus pengrusakan pipa pansimas di Desa Ujung Bulu, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto tak dihadiri saksi dari pelaku pengrusakan.

Sidang ini merupakan jadwal sidang yang ke empat yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN), Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Jeneponto.

Saksi dari para pelaku yang ditersangkahkan (Mappa dan Halim) hanya hadir saat awal sidang pertama yang kemudian sidang selanjutnya tidak pernah lagi hadir memenuhi panggilan.

Padahal saksi dari korban pengrusakan pipa pansimas ingin mengetahui apa alasannya para pelaku sehingga nekat merusak pipa tersebut.

Harum, yang merupakan saksi mata sekaligus pelapor dari kasus ini menyampaikan atas ketidakpercayaannya jika hanya dua orang yang melakukan pengrusakan.

"Tidak masuk diakal memang kalau cuman dua orang pelakunya, karena jalur yang dilalui untuk sampai di lokasi pipa pansimas cukup jauh dan menanjak (diatas hutan)," ujar Harum, Rabu (17/2/2021) kemarin.

Sementara saksi yang lain, Mansyur hanya meminta kepada Hakim Ketua bahwa hukum harus ditegakkan sebagaimana mestinya.

Laporan Wartawan Tribun Jeneponto, Rakib

Penulis: Muh Rakib
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved