Breaking News:

Tribun Bulukumba

Remaja Penganiaya Tentara di Bulukumba Diserahkan ke Kejaksaan

Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Sat Reskrim Polres Bulukumba, telah melimpahkan kasus

TRIBUN-TIMUR.COM/FIRKI
Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Bayu Wicaksono 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Satu orang tersangka pelaku penganiaya oknum anggota TNI di Bulukumba, dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba.

Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Sat Reskrim Polres Bulukumba, telah melimpahkan kasus tersebut, Rabu (17/2/2021) kemarin.

Kepala Satreskrim Polres Bulukumba, AKP Bayu Wicaksono mengatakan jika pelimpahan NFA (17) yang berstatus di bawah umur dilakukan lebih awal setelah berkas pemeriksaan dianggap lengkap.

“Pelaku NFA akan ditahan pihak Kejari. Sudah di P21 bersama seluruh berkasnya untuk ditangani jaksa,” kata AKP Bayu Wicaksono, Kamis (18/2/2021).

AKP Bayu menjelaskan, tersangka NFA yang masih di bawah umur mendapat perlakuan khusus dengan melakukan pelimpahan berkas lebih cepat.

Dia disangkakan pasal 170 subsider 351 dengan ancaman 9 tahun penjara.

“Karena masih di bawah umur dan batasan waktu jadi kita percepat pelimpahannya ke tahap dua," tambahnya.

Sementara untuk tersangka lainnya yakni, MAH (18 tahun), rencananya bakal dilimpahkan ke kejaksaan pekan depan.

“Mungkin Senin kita juga akan limpahkan," pungkas mantan Kasat Lantas Polres Takalar itu.

Sekadar diketahui, salah satu anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang bertugas di Kodim 1411 Bulukumba, Sertu Akbar, menjadi korban pengeroyokan sekelompok orang tidak dikenal di Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Ujung Bulu, Kota Bulukumba, Sulsel, Minggu (24/1/2021) dini hari.

Akibatnya, beberapa bagian tubuhnya luka-luka akibat terkena sabetan parang dan juga terkena busur panah. 

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved