Polri

Profil Kabaintelkam Baru, Kapolda Papua Paulus Waterpauw Geser Mantan Ajudan Presiden SBY

Kapolda Papua, Paulus Waterpauw menjadi Kabaintelkam baru. Ia menggeser posisi mantan ajudan Presiden SBY, Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel.

Editor: Muh Hasim Arfah
handover
Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw menjadi Kabaintelkam menggantikan posisi Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel. 

TRIBUN-TIMUR.COM- Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menunjuk Kapolda Papua, Paulus Waterpauw menjadi Kepala Badan Intelijen dan Keamanan atau Kabaintelkam Polri.

Ia menggantikan posisi Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel.

Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel adalah mantan ajudan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.

Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel menjadi ajudan SBY tahun 2009-2012.

Sosok Irjen Pol Paulus Waterpauw sebagai Kabaintelkam baru, lahir di Fakfak, Papua Barat, 25 Oktober 1963 (57 tahun).

Ia adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 27 September 2019 mengemban amanat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Papua.

Paulus Waterpauw, lulusan Akpol 1987 ini berpengalaman dalam bidang intel.

Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Analis Kebijakan Utama bidang Sespimti Sespim Lemdiklat Polri.

Pada masa kecilnya, di usia 10 tahun, ia pindah ke Kota Surabaya.

Dia menyelesaikan pendidikan di Akademi Kepolisian pada tahun 1987.

Lulus Sespim, Paulus Waterpauw kembali ke tanah kelahirannya dan dipercaya menjabat sebagai Kapolres Mimika, saat di sana kerap terjadi perang suku.

Tak lama setelah bertugas di Mimika, konflik dua warga pun reda.

Dua tahun menjabat Kapolres Mimika, kemudian dipercaya menjabat Kapolresta Jayapura.

Penunjukkan sebagai Kabaintelkam berdasarkan surat telegram rahasia (STR) dengan nomor ST/318/II/2021 tertanggal 18 Februari 2021.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved