Breaking News:

Tribun Sidrap

Nakalnya Ila, Edit Foto Bupati Sidrap Bersanding dengan Wanita, Rusdi: Mohon Doa Restunya

Terduga pelaku adalah lelaki IS alias Ila (34) warga Kelurahan Majjelling Wattang, Kecamatan Maritenggae

TRIBUN TIMUR/NINING
Unit Resmob Satreskrim Polres Sidrap mengamankan terduga pelaku IS yang diduga mengedit foto Bupati Sidrap dengan seorang wanita. 

TRIBUNSIDRAP.COM, SIDRAP - Unit Resmob Satreskrim Polres Sidrap mengamankan seorang pria diduga pengedit foto Bupati Sidrap, Dollah Mando dengan seorang wanita. 

Terduga pelaku adalah lelaki IS alias Ila (34) warga Kelurahan Majjelling Wattang, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap.

Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Benny Pornika mengatakan, pengedit foto tersebut diamankan atas laporan dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial. 

"Pelaku mengedit foto Bupati Dollah dengan seorang wanita. Kemudian ada akun facebook bernama Rusdi Amang Partang memviralkan foto tersebut seolah-olah keduanya akan melangsungkan pernikahan," kata AKP Benny Pornika, Kamis, (18/02/2021). 

Dari hasil interogasi, terduga pelaku mengakui bahwa benar dirinya telah mengedit foto Bupati Sidrap dengan seorang wanita inisial AS. 

Kejadian ini bermula ketika akun facebook Rusdi Amang Patang mengupload foto Dollah Mando sedang duduk bersama dengan seorang wanita. 

Dalam caption foto tersebut tertulis "Mohon Doa Restunya,  insyaallah 28 Pebruari 2021"

Postingan itu seolah-olah memastikan rencana pernikahan Bupati Sidrap akan duduk bersanding di pelaminan dengan wanita tersebut. 

Sementara dalam editan foto, tampak Bupati Dollah mengenakan pakaian adat warna putih dengan mengenakan sarung dan peci bugis.

Adapun wanita yang duduk di samping kirinya yang belakangan diketahui inisial AS mengenakan kerudung warna ungu muda.

Unggahan itu diupload diakun pribadi pada Rabu, (16/02/2021) pukul 20.39 Wita. 

Diketahui, akun facebook yang menguploap foto tersebut adalah orang berbeda dengan pengedit foto. 

"Akun Facebook Rusdin Amang Partang ini seolah-olah sudah memastikan rencana pernikahan itu terjadi. Padahal itu berita palsu. Keluarga Bupati melapor keberatan atas fitnah ini," pungkas Benny. 

Hingga saat ini, terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan terkait pencemaran nama baik. 

Adapun polisi masih mengejar oknum yang pertama kali mengupload foto tersebut di media sosial. 

Penulis: Nining Angraeni
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved