Breaking News:

Tribun Kampus

FISIP Unhas Gelar Diskusi Buku Karya Prof Thahir Haning

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Keuangan dan Sumber Daya Dr Suparman Abdullah.

TRIBUN TIMUR/RUDI SALAM
FISIP Unhas menggelar peluncuran dan diskusi buku karya Prof Dr. Moh. Thahir Haning, Guru Besar Ilmu Administrasi Fisip Unhas berjudul Public Trust, Kamis (18/2/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebagai rangkaian menyambut Dies Natalis ke-60, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar peluncuran dan diskusi buku karya Prof Dr. Moh. Thahir Haning, Guru Besar Ilmu Administrasi Fisip Unhas berjudul "Public Trust". 

Kegiatan berlangsung melalui aplikasi zoom meeting, Kamis (18/2/2021).

Kegiatan yang dipandu oleh Andi Ali Armunanto, ini diikuti kurang lebih 100 peserta.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Keuangan dan Sumber Daya Dr Suparman Abdullah.

Suparman berharap forum diskusi dapat menjadi ajang bertukar dan berbagi informasi dan pengetahuan terkait isu-isu administrasi publik.

Mengawali diskusi, Prof Thahir Haning selaku penulis memberikan gambaran mengenai isi bukunya. 

Buku yang terdiri atas 9 bab memberikan gambaran tentang posisi public trust (kepercayaan publik) dalam jaringan kebijakan dan pemerintah, yang menentukan terbentuknya modal sosial.

Prof Thahir Haning menuturkan buku ini awalnya hadir setelah membaca berbagai artikel mengenai kepercayaan masyarakat. 

"Kalangan kaya hingga pemerintah sebagai penyelenggara negara melakukan hal yang menurunkan rasa percaya di kalangan masyarakat," katanya via rilis.

Dengan banyaknya artikel tersebut, Prof Thahir Haning menulis buku yang memberikan gambaran mengenai topik tersebut.

Guru besar Administrasi Publik Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Dr Haedar Akib, selaku pembahas menyampaikan pandangannya tentang buku tersebut. 

Menurutnya, buku ini memberikan gambaran urgensi membangun public trust, yang berperan penting dalam kebijakan pemerintah.  

Publik memberikan kepercayaan atas kekuasaan masyarakat pada pemerintah. 

"Kepercayaan publik ini sangat berpengaruh, jika ingin tata kelola yang baik, maka mulai dulu dari membangun kepercayaan masyarakat. Dimensi ini perlu diperhatikan seperti trust itu sendiri sebagai inti, kekuasaan dan perilaku. Jika pemerintah bisa menjalankan dengan baik, mewujudkan keadilan, maka dengan sendirinya masyarakat akan memberikan kepercayaan," jelas Prof Haedar.

Dalam kegiatan ini, ada empat buku karya dosen yang dilaunching diantaranya Sistem Keuangan Daerah (Prof. Dr. Rabina Yusuf, M.Si), Pelayanan Publik Teori dan Praktik (Dr. H. Badu Ahmad, M.Si), Menyoal Inovasi Administrasi Publik (Dr. Muh. Tang Abdullah, S.Sos., M.A.P) dan Memahami Modal Sosial Sebagai Manajemen Konflik Dalam Komunitas Nelayan (Dr. Suparman Abdullah, M.Si).

Penulis: Rudi Salam
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved