Breaking News:

Tribun Bulukumba

Kades Bontonyeleng Bulukumba Bantah Petani di Desanya Alami Kekeringan

Petani mengaku kesulitan mendapatkan air, karena sudah beberapa pekan terakhir tak ada hujan.

TRIBUN TIMUR/FIRKI
Kepala Desa Bontonyeleng, Andi Baso Mauragawali. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, GANTARANG - Kepala Desa Bontonyeleng, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Baso Mauragawali, membantah jika sawah petani di desanya alami kekeringan.

Sebelumnya, petani di Desa Bontonyeleng mengeluhkan air untuk persawahan.

Petani mengaku kesulitan mendapatkan air, karena sudah beberapa pekan terakhir tak ada hujan.

Namun, Andi Baso Mauragawali menegaskan, jika air untuk lahan persawahan masih tersedia.

"Tidak ada kekeringan. Tapi memang debit air berkurang, cuman masih cukup untuk mengairi lahan persawahan di dua desa," kata Opu, sapaannya, Rabu (17/2/2021).

Opu mengaku, jika debit air saat ini masih bisa mengairi hingga 900 hektare lahan persawahan petani.

Hanya saja, mekanisme pendistribusian air diatur sedemikian rupa, agar air terbagi dengan rata.

"Jadi diatur, kalau misal dapat air hari ini, tiga hari kedepan lagi baru dapat. Ada yang dapat giliran pagi, ada juga dapat yang malam," tegasnya.

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved