Breaking News:

Guru Honorer Bone Dipecat Gegara FB

Bakal Kembali Mengajar di SDN 169 Sadar, Hervina Belum Bersyarat Diangkat PPPK

Hervina, guru honorer yang diberhentikan akan kembali mengabdi di SDN 169 Sadar, Desa Sadar, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan

TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI
Kadis Pendidikan Bone Andi Syamsiar Halid, Hervina dan Ketua DPRD Bone, Irwandi Burhan usai rapat, Selasa (16/2/2021) 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG - Hervina, guru honorer yang diberhentikan akan kembali mengabdi di SDN 169 Sadar, Desa Sadar, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Keputusan ini setelah dilakukan pertemuan antara Hervina dengan pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bone di DPRD Bone pada Selasa (16/2/2021).

Sekretaris Disdik Bone, Nur Salam mengatakan, pihaknya masih mendaftarkan kembali Hervina masuk Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Sebab, harus ada pernyataan formal dari kepala sekolah.

"Untuk mengajar kembali, datanya belum kami masukkan ke Dapodik, karena kita butuh pernyataan formal dari kepala sekolah terkait perubahan komposisi guru. Kita tunggu itu," katanya Rabu (17/2/2021).

Ditanya peluang Hervina untuk diangkat jadi guru PPPK, Nur Salam menyatakan dia memiliki peluang.

Namun, ia harus memenuhi persyaratan pendidikan strata satu.

"Kalau untuk ke sana belum memenuhi syarat, karena dia hanya diploma dua. Syarat diangkat guru PPPK harus sarjana. Makanya harus mengambil strata satu. Peluang ada, selama memenuhi kualifikasi," ujarnya.

Nur Salam menerangkan, untuk penggajian guru honorer harus mengikuti petunjuk teknis penggunaan dana BOS tahun 2021. Namun, sampai sekarang belum ada keluar.

Kata dia, mekanisme penggajian sebelumnya dihitung berdasarkan RKA sekolah.

Ada tim dana BOS yang merencanakan penganggaran. Berapa untuk belanja pegawai, belanja jasa, belanja modal.  Hasil itu yang dituangkan dalam RKA sekolah.

"Berapa yang dicantumkan, itu yang dibayarkan kepada guru. Jadi beda-beda dibayarkan gaji setiap sekolah," jelasnya.

Untuk guru honorer yang mengajar di daerah terpencil di Bone, menurut Nur Salam telah diberikan insentif Rp 500 ribu yang bersumber dari APBD.

"Ada Rp 500 ribu untuk guru daerah terpencil. Namun, tidak semua guru honorer dapat. Ada kriterianya, termasuk SDN 169  Sadar masuk dalam kriteria," terang Nur Salam.

Laporan Wartawan TribunBone.com, Kaswadi Anwar

Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved