Breaking News:

Tribun Barru

Curah Hujan Tinggi, Petani di Garessi Barru Terancam Gagal Panen

Kurang lebih sekitar satu hektare (ha) lahan sawah di Dusun Garessi, Desa Garessi, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, terancam gagal panen.

TRIBUN-TIMUR.COM/DARULLAH
Salah satu sawah masyarakat di Dusun Garessi, Desa Garessi, Kecamatan Tanete Rilau, Barru, yang berkemungkinan akan gagal panen 

TRIBUNBARRU.COM, TANETE RILAU - Kurang lebih sekitar satu hektare (ha) lahan sawah di Dusun Garessi, Desa Garessi, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, terancam gagal panen.

Hal itu tentunya disebabkan karena intensitas curah hujan belakangan ini tergolong tinggi.

Tanaman padi di daerah tersebut sering terendam banjir disaat curah hujan intens. Sehingga pertumbuhannya pun terganggu.

Dari pantauan Tribunbarru.com, di lokasi tersebut nampak ada beberapa padi warga pertumbuhannya tidak maksimal.

Bahkan ada juga beberapa sawah masyarakat belum ditanami padi.

Salah satu petani di di Garessi, Kadri mengatakan, pada musim tanam kali ini, pihaknya bersama petani yang lain akan mengalami kegagalan panen padi.

"Kemungkinan besar beberapa petani yang ada di Garessi ini akan gagal panen untuk tahun ini,” ungkapnya kepada Tribunbarru.com saat ditemui, Selasa (16/2/2021).

Pihaknya mengatakan, curah hujan intens berawal sekitar dua bulan terakhir ini.

"Selama dua bulan terakhir ini, lahan sawah pun disini sering terendam banjir akibat curah hujan tahun ini meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya," jelas Kadri.

Petani yang terdampak pun berharap ada perhatian dari instansi terkait untuk mengatasi persolan yang terjadi.

"Kita berharap apa yang telah terjadi ini ada perhatian dari instansi terkait, untuk membantu mengatasi persolan yang terjadi ini," harapnya.

Laporan wartawan Tribunbarru.com, Darullah, @uull_darullah.

Penulis: Darullah
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved